Home EKONOMI BI Canangkan Gerakan Anti Uang Lusuh

BI Canangkan Gerakan Anti Uang Lusuh

64
0

[quote]Launching Maskot Mang Gaul[/quote]

Laporan : Ofie

PALEMBANG,Jodanews-Program anti uang lusuh (clean money policy) yang dicanangkan Bank Indonesia, digalakkan Bank Indonesia Perwakilan Sumsel. Salah satu kegiatan yang dilakukan, antara lain dengan launching maskot Mang Gaul (Gerakan Anti Uang Lusuh) dan Bi’ Gaul, belum lama ini.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, sebagai otoritas yang mengeluarkan rupiah memiliki misi untuk melayani masyarakat dengan mengedarkan uang dengan kondisi layak edar. Untuk itu, BI secara bertahap melayani seluruh masyarakat Indonesia dengan peredaran kualitas uang yang baik. “ Pada Januari 2016 kemarin, setidaknya sudah ada 305. 331 lembar uang lusuh yang dimusnahkan,” kata dia, kemarin.
Dikatakanya, pemilihan maskot sendiri segaja disesuaikan dengan icon yang lebih mudah dikenal masyarakat di daerah tersebut. Khusus di Palembang dipilihlah Mang Gaul dan bi’ Gaul. “ Maskot tersebut akan berbeda disetiap kantor region BI,” katanya.
BI inginkan secara bertahap bisa melayani seluruh masyarakat dengan kualitas uang yang semakin baru sehingga untuk mencapai tujuan tersebut, uang yang sudah tidak layak edar harus diganti dengan uang yang lebih baru, sehingga lebih nyaman dalam penggunaan untuk kegiatan sehari-hari. “Untuk mewujudkan misi tersebut, BI melakukan penukaran uang yang sudah tidak layak edar ini, nantinya akan ditukar di bank-bank umum dan diserahkan, baru kemudian diracik di Bank Indonesia,” terangnya, BI juga akan mendatangi pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat dan menawarkan penukaran uang lusuh dengan uang baru.
Selain itu, tujuan program ini juga sebagai bentuk sosialisasi untuk meningkatkan penggunaan uang digital dimasyarakat bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan program Laku Pandai – nya. “ Saat ini kemajuan teknologi sudah mendukung mayarakat untuk lebih mudah dalam bertransaksi. Tercatat, pengguna ponsel saat ini tak kurang dari 70 juta jiwa. Potensi untuk meningkatkan transaski non tunai ini masih cukup besar,” katanya. Sementara dalam kegiatan tersebut, BI bersama dengan OJK menggelar kegiatan gowes bareng, sosialsasi layanan keuangan digital (LKD), Laku Pandai. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here