Bawa Shabu 23.326 Gram, Warga Betung ini di Tangkap Polsek Lais

Laporan Cin
Muba,jodanews.com – Sempat kejar – kejaran, Polisi Sektor (Polsek ) Lais Resor Musi Banyuasin berhasil mengamankan Seorang Pengedar Narkoba bernama Alpian (40), berikut barang bukti yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 23.326 Gram.

Warga Jalan Depati Lahmad Lk II Rimba Asam Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin ini di Tangkap polisi, lantaran membawa narkotika jenis shabu,
di Jalan Lintas PTPN 7 Gardu Harapan Teluk Kijing 3 Kecamata Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sabtu (17/10/2020).

Tersangka Alpian (40) kini harus merasakan dinginnya Sel Tahan terkait kepemilikan narkoba jenis Sabu yang dibawa nya.

Dari hasil penangkapan dan penggeledahan. Polisi Sektor Lais menyita 2 (Dua) plastik klip berwana bening yg diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 23.326 Gram, 3 (tiga) buah plastik klip bening, 1 (satu) buah pipet sekop, 1 ( satu ) helai celana pendek coklat motif bunga Merk Nevada.

Menurut pengakuan pelaku pengedar yang didapatkan Liputan Humas, pelaku ini sebelumnya membeli narkoba jenis sabu dari seorang Bandar narkoba berinisial “D” Dengan harga Rp.13.300.000 (tiga belas juta tiga ratus ribu rupiah) yang kemudian akan di edarkan nya untuk mendapatkan keuntungan kembali.

Berkat informasi masyarakat yang masuk ke Kapolsek Lais IPTU Herman Junaidi SH langsung ditanggapi, alhasil pengintaian dengan ciri – ciri terhadap kendaraan R2 honda Sccopy yang akan melintas terlihat. karena takut pengendara R2 tersebut memutar balik kendaraannya. Kejar – kejaran pun dilakukan dan pelaku berhasil diamankan. Saat digeledah ditemukan narkoba pada saku kiri celana pendek coklat motif Merk Nevada.

“Kami berterima kasih pada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kita. Satu pengedar dan barang bukti sudah kita amankan. Saat ini sudah kita limpahkan ke sat narkoba polres Muba” Kata AKBP Erlin Tangjaya SH, S.ik melalui Kapolsek Lais IPTU Herman Junaidi SH. tutupnya. Minggu (18/10/2020). (Editor Jon Heri).

   



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *