Laporan: Agus Subhan Bakin
EMPAT LAWANG, jodanews– Sedikitnya 20 penumpang Bus PT Transport Antar Kota Antar Provinsi BA 7522 BU tujuan Bandung- Padang nyaris saja tewas. Pasalnya mobil bus yang mereka tumpangi terbalik di jalan lingkar Kupang – Talang Gunung tak jauh dari SMA Muhammadiyah, Rabu (22/6) pukul 08.30 WIB.
Berdasarkan pengakuan Dedi (38), sopir bus AKAP naas, mobil yang ia bawa berjalan dari arah Sekip menuju Talang Gunung. Kemudian dilokasi kejadian, lantaran kondisi jalan yang menanjak tinggi sehingga ia membawa mobil dengan gas yang cukup besar dengan gear posisi 3. Namun disisi lain, persis dari arah berlawanan ada mobil Colt Diesel yang melaju cukup kencang. Dengan kondisi jalan turunan dan sedikit menikung. Dirinya menghindari adanya tabrakan maut, sehingga membanting setir kearah kiri. Tak pelak lagi, mobil yang ia setir kehilangan kendali sehingga terjadi kecelakaan dan menyebabkan mobil bus terbalik.
“Saya hanya berupaya untuk menghindari tabrakan mobil Colt Diesel pak, makanya banting setir kearah kiri. Mobil kehilangan kendali, makanya terbalik,” aku Dedi di TKP.
Dedi menambahkan, cukup menyayangkan sikap pengendara Mobil Colt Diesel yang menurutnya dari kejadian itu hanya berlalu semata. “Ya gara-gara mobil Colt Diesel, padahal posisi jalan menurun dengan kecepatan tinggi pula,” kata Dedi.
Pengamatan di lapangan, kondisi mobil bus AKAP tersebut terbalik tak jauh dari SMA Muhammadiyah. Dengan kondisi di dalam mobil terdapat puing-puing pecahan kaca, juga barang-barang milik penumpang. Bahkan terdapat ratusan pasang sepatu dan sandal baru yang terbungkus pada beberapa karung besar yang letaknya diatas mobil AKAP tersebut. Di TKP tersebut, telah berjaga-jaga dan mengamankan lalu lintas oleh beberapa orang petugas lantas dari Mapolres Empat Lawang.
Sementara di RSUD Empat Lawang, puluhan penumpang langsung mendapatkan perawatan intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD), juga terdapat penumpang yang langsung menuju ruangan rontgen. Beberapa penumpang lainnya juga ada yang ditempatkan langsung ke ruang sal. Sebagian besar penumpang mengalami kepala pusing, lecet-lecet di sekujur kepala, tangan, dan kaki. Ada juga sumber yang menyebutkan sebagian penumpang terpaksa harus dirujuk ke RSUD Lubuk Linggau.
Menurut keterangan salah satu korban yang ada di RSUD Empat Lawang Anasrul (57) menerangkan, penumpang yang berada di mobil sekitar 15, namun kalau digabung dengan anak-anak sekitar 20 penumpang.
“Ada lah sekitar 20 penumpang. Tidak ada luka berat semuanya luka ringan, saya sendiri juga luka lecet,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Lantas Iptu Indra Jaya Syahputra membenarkan kejadian Lakalantas tersebut. Setelah mengetahui kejadian itu, pihaknya langsung menurunkan anggota satlantas untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas, serta membantu para korban dibawa ke RSUD Empat Lawang. “Ya betul ada lakalantas di Talang Gunung, anggota satlantas sudah kita turunkan. Penyebab kejadian masih kita dalami dulu,” ungkapnya.( editor: Elan)








