Laporan : Ofie
PALEMBANG, jodanews –Guna membantu kelancaran perputaran uang jelang Lebaran 1437 H, PT Bank Mandiri (Persero) akan mengoperasikan 200 kantor cabang diseluruh Indonesia secara bergantian selama cuti bersama lebaran berlangsung, yakni dari 4, 5, 7 dan 8 Juli 2016, layanan yang diberikan merupakan untuk penerimaan setoran BBM/non BBM dari SPBU dan transaksi perbankan terbatas.
Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero), Rohan Hafas menjelaskan, layanan diberikan meliputi penarikan tunai, setoran tunai dan transfer antar rekening Bank Mandiri. “Pengoperasian kantor cabang ini untuk menjamin ketersediaan pasokan BBM, kebutuhan harian masyarakat serta untuk membantu nasabah yang membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar,” terang dia.
Bank Mandiri juga menyiapkan Rp25,4 triliun atau sekitar Rp1,15 triliun per hari selama bulan Ramadan dan jelang lebaran ini. Sekitar 85 persen atau Rp21,6 triliun dialokasikan untuk kebutuhan ATM dan 15 persen atau Rp3,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan cabang.
Khusus untuk kebutuhan ATM, Bank Mandiri menyiapkan uang rata-rata sebesar Rp2 triliun per hari pada dua pekan sebelum dan setelah Idul Fitri atau naik sebesar 10 persen dari hari biasa.
“Sebesar 40 persen dari jumlah dana itu akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek, sementara 60 persen lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di Indonesia di luar Jabodetabek seperti, Medan, Semarang, Surabaya dan Bandung,” beber Rohan.
Begitupun di Sumatra Bagian Selatan dan Sumatra Barat. Hingga lebaran, ada tambahan sebesar Rp1,8 triliun untuk beberapa daerah yang dibawah pengawasan PT Bank Mandiri (Persero) Wilayah II.
Kepala Kantor Wilayah Bank Mandiri Wilayah II, Riduan mengatakan, pihaknya telah menambah sebanyak Rp1,8 triliun untuk peredaran uang di wilayahnya selama Ramadan dan jelang lebaran tahun ini.
“Jumlah Rp1,8 triliun ini hanya tambahan. Tapi untuk persiapan uang yang rutin tetap ada. Jumlah Rp1,8 triliun itu hanya 30 persen dari peredaran normalnya,” ungkap dia disela Buka Bersama 1.500 Anak Yatim di Palembang, Selasa (21/7).
Dijelaskannya, selain peredaran uang, pihaknya juga menjamin kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi. Sebab baik di Lampung, Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Sumatra Barat disiapkan wekend banking serta tersebar luas layanan mobile banking.
Khusus mobile banking, untuk Sumatra Selatan disediakan dua mobil yang dialokasikan di tempat-tempat umum dan pusat ekonomi. Sementara di daerah lain, mobile banking hanya tersedia masing-masing satu unit bus saja. “Untuk ATM, kita semua siap 24 jam. Kita juga tambah petugas di semua lokasi untuk secepatnya membantu dan mengisi kembali mesin ATM jika ketersediaan uang didalamnya menipis,” beber dia.
Sementara itu, dalam Buka Bersama 1.500 Anak Yatim itu juga melibatkan Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni Bank BRI, Bank BTN, dan Bank BNI. Bank Mandiri bersama Himbara juga menyerahkan bantuan untuk 1.500 anak yatim senilai total Rp600 juta.
“Dari jumlah tersebut, sebesar Rp300 juta dalam bentuk uang saku atau santunan dan Rp300 juta akan diberikan dalam bentuk peralatan sekolah,” kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Himbara kepada lingkungan. “Ini apresiasi kami yang dalam kepada masyarakat Sumatra Selatan yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada bank-bank BUMN. Semoga aktivitas sosial ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Palembang,” jelasnya.
Himbara melakukan kegiatan buka puasa bersama anak yatim piatu di 3 kota di Indonesia, antara lain Mataram, Palembang dan Jakarta. Di Palembang, seluruh anak yatim piatu berasal dari 29 Badan Binaan, Yayasan dan panti asuhan dengan rata-rata usia sekitar 7-14 tahun. (Editor Elan)








