Laporan Armadi
BANYUASIN, jodanews – Forum Kepala Desa Kecamatan Betung melayangkan surat protes yang di tujukan Kepada Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH. Adapun surat perotes tersebut berisikan bahwa seluruh kepala desa menuntut agar Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin membatalkan pengalihan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) yang sebelumnya dibangun di Kecamatan Betung tepatnya di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.
Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Betung, Ardiansyah, Kepala Desa Taja Raya I mengatakan dia dan anggota forum kepala desa sebagai perwakilan dari masyarakat kecamatan Betung tak terima kalau pembangunan SMKN di Kecamatan Betung di batalkan, karena keberadaannya sangat membutuhkan warga Kecamatan Betung . “Sebelumnya Tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Tim dari Dinas Pendidikan Sumatra Selatan, bahkan Tim Kementerian Pendidikan sudah mengecek langsung tanah hibah yang disediakan masyarakat Desa Lubuk Karet seluas 1,7 hektar untuk membangun SMK Negeri Betung di Desa Lubuk Karet tertanggal 3 Februari 2016 lalu,” ujarnya .
Namun lanjut Ardiansyah, mengapa tiba-tiba pembangunan dibatalkan. Informasi yang didapat dari KUPTD Dinas Pendidikan Kecamatan, bahwa SMKN tersebut dialokasikan ketempat lain karena ada protes dari salah satu pembina yayasan sekolah swasta di kecamatan setempat. “Kami mengecam keras sikap persatuan sekolah swasta yang kami anggap telah menjegal pembangunan SMK tersebut, sebab menurut kami masyarakat miskin di Kecamatan Betung ini berhak atas pendidikan murah dan berkualitas dari sekolah negeri bukan seperti sekolah swasta,”tegasnya.
Sementara itu salah satu anggota Forum yang berasal dari Kepala Desa Srikembang. Alikasim,
membenarkan ada surat yang di buat untuk Bupati Banyuasin sebagai perwakilan Aksi
Demontrasi warga terhadap penolakan pembatalan pembangunan sekolah SMK tersebut. “Ya memang benar, awalnya masyarakat sebilan Desa dalam naungan forum kepala Desa ingin mengadakan Aksi Demo besar-besaran,namun dapat kami bendung dengan cara melalui surat forum Kepaldesa tersebut. Jika surat tersebut tidak mendapatkan respon, yang kami kahwatirkan masyarakat akan berbuat nekat dengan turun kejalan menuntut keadilan kepada Bupati Banyuasin,”cetusnya.
Senada dikatakan Sekrataris Forum Kepala Desa Kecamatan Betung. Sukman Yadi, yang merupakan kepala Desa Pulau Rajak, meminta kepada Bupati, DPRD dan Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten dapat meninjau ulang dan memberikan hasil yang memuaskan dari surat yang mereka kirim ini. “Harapan kami Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Banyuasin dan dinas yang bersangkutan dapat meninjau dan memberikan jawapan yang memuaskan dari surat protes kami itu,” katanya. (editor Elan)








