Laporan Andre/ Aan
TEGAL, Jodanews.com – Warsono (65) petani RT/RW. 01 Dukuh Sigerung, Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, adalah salah satu sosok tetua desa yang sangat menyambut hadirnya pembangunan.
Di usia senjanya ini, ia masih merasa mampu ikut menyumbangkan sedikit tenaga guna membantu anggota TNI dalam membangun makadam sepanjang 1,6 kilometer lebar 3 meter, jalan pertanian masyarakat serta penghubung alternatif antar desa (Purwahamba dan Jatibogor). Nampak Warsono sedang bergotong-royong mengunci makadam dengan agregat pasir batu. Sabtu (20/7/2019).
Baginya, kewajiban sebagai warga negara dalam mengisi kemerdekaan, tidak mengenal pangkat, jabatan, umur maupun status sosial. Mungkin jalan yang sedang dibangun melalui TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal itu, tidak akan lama dinikmatinya, namun cucu-cucunya kelak. Sungguh makna yang mendalam bagi seorang kakek yang masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk andil dalam pembangunan.
Dibenarkan Serma Aan Setyawan, anggota publikasi TMMD Reguler Tegal saat mewawancarai Warsono, kakek tersebut hanya berharap dirinya dikenang generasi penerusnya karena ikut terlibat membangun jalan kesejahteraan masyarakat.
“Memang bukan tenaga lagi yang Mbah Warsono sumbangkan, namun semangat untuk memenuhi kewajibannya akan menggerakkan generasi di bawahnya untuk malu sehingga terjun ke lapangan,” ucapnya.
Inilah semangat kakek desa yang akan menjadi salah satu kunci suksesnya pekerjaan di Jatimulya. Sebagai penulis, Aan ingin mencoba mempublikasikan sosok yang menginspirasi tersebut melalui media-media rekanan Kodim, sehingga juga mengilhami banyak orang. (editor Jon Heri)









