Laporan HSB
PALEMBANG, jodanews.com – Seluruh pelajar SMK se-Indonesia laksanakan Ujian Nasional. Seperti halnya di SMK Negeri 3 Palembang yang beralamat di Jalan Srijaya Negara ini, Sebanyak 415 siswa hadir mengikuti UNBK hari pertama ini, Senin (25/3/2019).Berdasarkan pantauan wartawan pada hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah kejuruan tersebut berlangsung lancar.
Kepala SMKN 3 Palembang,Dra. Hj. Hernawati, MM mengatakan, UNBK dilaksanakan selama 4 hari mulai dari 25-28 Maret dan SMKN 3 memakai 4 ruangan untuk 3 sesi ujian. “Jadi total komputer di 4 ruangan milik SMKN 3 Palembang ini ada 160 termasuk cadangan, ujiannya dibagi 3 sesi, pagi, siang dan sore,” katanya, Senin (25/3/2019).
Dia juga mengatakan sekolah juga memiliki genset dengan muatan 40-60 kpa, 1 ruangan terdiri dari 38 komputer/PC. “Untuk hari ini, (Senin,25/3/2019,red) mata pelajaran Bahasa Indonesia, Selasa (26/3/2019) mapel Bahasa Inggris, Rabu (27/3/2019) mapel Matematika dan hari terakhir Kamis (28/3/2019) mapel yang disesuaikan dengan kompetensi atau jurusan yang diambil siswa,” jelasnya.
“Jumlah soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris itu masing-masing 50 butir soal pilihan ganda, untuk soal Matematika jumlah soalnya 40 butir. Ke semua soal ini memiliki standar High Ordet Thinking,” katanya.
Sebelum memulai UNBK, siswa diberikan username dan kata kunci (password) dan setiap ruangan memiliki token. Sedangkan untuk jumlah proktor, SMKN 3 Palembang memiliki 4 proktor. 415 siswa SMKN 3 Palembang yang mengikuti UNBK, terdiri dari 150 siswa jurusa akuntansi, 132 siswa jurusan adminitrasi perkantoran, 36 siswa jurusan pemasaran, 33 siswa jurusan usaha perjalanan wisata, dan 64 siswa jurusan perhotelan.
“Semoga UNBK pada tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman serta para siswa mendapatkan hasil yang memuaskan,”harapnya.
Sementara itu, Kepala bidang SMK Disdik Provinsi Sumsel Dra. Hj. Erlina saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK negeri 3 Palembang menyatakan, peserta UNBK pada tahun ini diikuti sebanyak 30.261 siswa se-Sumatera Selatan baik smk Negeri dan swasta. “SMK yang melaksanakan UNBK pada tahun pelajaran 2018/2019 sudah 100 persen laksanakan UNBK,”ujarnya.
“Alhamdulillah pelaksanaan UNBK baik didaerah semua berjalan lancar, Cuma ada kendala sedikit di Pali, tapi semua dapat diatasi, untung semua sekolah sudah siap getset mewaspadai antisipasi pemadaman listrik,”ucapnya.
Erlina menghimbau, meski UN bukan penentu kelulusan, siswa tetap belajar dengan baik untuk mendapatkan nilai UN yang baik. Nilai UN yang baik atau tinggi akan memudahkan siswa masuk Perguruan Tinggi.
Ia berharap satuan pendidikan menerapkan standar objektif kelulusan siswa dari beberapa aspek seperti nilai rapor, USBN, dan UN, termasuk sikap siswa. Standar sesuai dengan kaidah-kaidah evaluasi pembelajaran tetap harus diterapkan.”Itu akan memberi daya saing siswa ketika hendak memasuki perguruan tinggi. Kita harap lulusan SMK kita betul-betul mencerminkan prestasi yang tergambarkan dalam nilai akhir yang diraihnya,” Tutupnya.(Editor Jon Heri)
.








