Laporan : Abiyasa : Humas Pemprov
Palembang, jodanews – Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat, para atlet Sumatera Selatan (Sumsel), terus lakukan persiapan dengan latihan terpusat. Selain itu, seluruh atlet Sumsel juga dibekali dengan pelatihan kedisiplinan dan jiwa korsa.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menilai, pelatihan kedisiplinan dan jiwa korsa ini dilakukan untuk memupuk semangat, disiplin, jiwa korsa dan pantang menyerah, sehingga prestasi atlet Sumsel akan jauh lebih baik lagi.
“ pelatihan ini merupakan seleksi terberat bagi para atlet. Pasalnya, kalau tidak lolos dalam pelatihan selama dua minggu ini akan dicoret dari tim kontingen Sumsel,” ungkap Alex pada pembukaan pelatihan kedisiplinan dan korsa Kontingen PON XIX-Jabar 2016 Provinsi Sumsel di Pelataran Shooting Range JSC Palembang, Kamis (5/5).
Menurut Alex, Dari 216 atlet yang mengikuti pelatihan tidak semuanya akan masuk dalam tim kontingen, akan dipilih lagi yang terbaik. Untuk Ketua Satgas Pelatihan Kedisiplinan dan Korsa, Danrem 044 Gapo Kolonel Inf Tri Winarno, akan melakukan pengecekan seluruh fasilitas pendukung yang diperlukan seperti wisma atlet, dan yang terpenting adalah konsumsi atlet yang harus memenuhi gizi dan selera, serta seluruh fasilitas lainnya.
“Kontingen kita memang kecil tetapi memiliki fasilitas dan peralatan terbaik, jadi kita minta yang terbaik dari para atlet, dan kita juga memberikan yang terbaik bagi mereka,” katanya
Lebih lanjut Alex menambahkan, melihat potensi atlet yang ada saat ini, Sumsel menargetkan minimal masuk dalam 10 besar terbaik pada PON XIX Jabar dengan target minimal 15 medali emas.
“Dalam hitung-hitungan di atas kertas, 15 emas sudah kita miliki. Jadi minimal masuk 10 besar dan maksimalnya kita lihat nanti,” ujar Alex.
Sementara Ketua Satgas Pelatihan Kedisiplinan dan Korsa, Danrem 044 Gapo Kolonel Inf Tri Winarno mengatakan, materi pelatihan yang diberikan akan terfokus pada kedisiplinan dan jiwa korsa ditujukan untuk memupuk semangat, disiplin, jiwa korsa dan pantang menyerah sehingga diharapkan para atlet Sumsel dapat memperoleh medali sebanyak-banyaknya.
Menurut Tri, kegiatan seperti ini sebelumnya juga pernah dilakukan pada tahun 2008 lalu, dengan ini diharapkan prestasi atlet Sumsel jauh lebih baik lagi apalagi menyambut Asian Games 2018 mendatang.
“Dalam pelatihan ini kita siapkan 30 orang pelatih ditambah 20 orang pendamping, untuk waktu pelatihan akan disesuaikan dengan kondisi kegiatan dari masing-masing cabang olahraga secara simultan,” pungkasnya. (Editor: jon Heri)








