Laporan : Taufik Hidayat
PAGARALAM, jodanews – Hutan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Pagaralam sepekan terakhir mengakibatkan sejumlah tebing di Pagaralam longsor. Salah satunya di kawasan liku Lematang Indah, Dusun Sukajadi, Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah. Material longsor berupa tanah dan batu menutupi jalan.
Pantauan dilapangan, arus lalu lintas dari dua arah macet total selama 4 jam, sepanjang lebih kurang 1 kilometer dikarenakan badan jalan tertutup material longsor.
“Ketinggian longsor mencapai 10 meter dari bibir jalan,” ujar Kepala BPBD Kota Pagaralam, Herawadi SSos, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Firdhaus Muhtar SE, didampingi Kasi Logistik, Kusmi Effendi.
Saksi mata menuturkan longsor terjadi secara tiba-tib, tebing setinggi 10 meter tiba-tiba amblas membawa material kayu dan batu hingga menutupi seluruh badan jalan disertai suara dentuman yang cukup keras.
“Pagi itu saya bersama beberapa teman hendak turun ke sungai Lematang untuk mengumpulkan pasir,tiba-tiba terdengar suara keras yang berasal dari tebing liku Lematang yang kurang lebih setinggi 10 meter,bersamaan dengan itu tanah,kayu dan batu langsung beguguran dari tebing itu,”ujar Somad (45)warga dusun Sukajadi yang sehari-hari bekerja sebagai penambang pasir di sungai Lematang.
Terpisah, Camat Dempo Tengah, Dra Rismawati mengimbau kepada masyarakat dan pengendara, supaya meningkatkan kewaspadaan saat melintas dilokasi kejadian, karena bukan tidak mungkin ada longsor susulan. (Editor : Elan)








