Home KODAM TNI Gudangkan Senjata Demi Jalan Desa Jatiroyom Pemalang

TNI Gudangkan Senjata Demi Jalan Desa Jatiroyom Pemalang

130
0

Laporan Abiyasa / Pendim 0711/Pml

PEMALANG, Jodanews.com –Tentara identik dengan senjata, di negara manapun sama, karena memang itulah bagian tugas dari Tentara, diciptakan negara sebagai alat pertahanan dan ketahanan.Di Negara Indonesia sama halnya. Indonesia juga memiliki Tentara yaitu TNI (Tentara Nasional Indonesia Darat, Laut dan Udara), dimana setiap angkatan mempunyai peran dan tugas masing-masing.

Diera sekarang seperti ini TNI dialihkan untuk membantu kepentingan masyarakat, karena pada awalnya TNI juga dari rakyat, terbentuk dari rakyat,juga untuk rakyat. Tapi di sebagian wilayah Indonesia juga belum bisa dikatakan aman, karena masih ada konflik-konflik Internal antar suku, teror dan permasalahan lainnya. Bagi Tentara yang masih di Kesatuan tempur tentu tugas operasi sudah biasa dilakukan untuk menjaga perbatasan-perbatasan wilayah Indonesia, serta daerah-daerah konflik lainnya.

Sekarang yang terlihat disini tidak demikian, di Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang dimana sekarang TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-104 Kodim 0711/Pemalang dilaksanakan. TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD rela mengudangkan senjata dan bertugas untuk membantu warga masyarakat Desa Jatiroyom. Rabu (6/3/2019).

Dalam melaksanakan menyelesaikan program diantaranya jembatan dan telford (makadam) dengan sarana pendukungnya (3 unit riol/gorong-gorong, 3 titik talud dan 2 titik bronjongisasi), dan sasaran lainnya meliputi rabat beton 919,5 x 2,5 x ketebalan 0,2 meter dan pembuatan saluran drainase 209 x 0,5 x tinggi 0,5 meter dan sasaran tambahan adalah 6 Unit RTLH dari Baznas 3 ditambah bantuan dari Pemprov Jawa Tengah, dengan target waktu 30 hari masa kerja pelaksanaan TMMD.

Terlihat Satgas TMMD sedang mengerjakan pengerasan membantu akses jalan untuk distribusi material ke sasaran agar lancar dengan menempatkan batu-batu di tempat yang berlumpur dan berlubang.“Kita bekerja memang harus dengan penuh kesabaran dan tulus ikhlas menata satu persatu batu demi kelancaran jalan yang mau dilewati truk pengangkut material. Padahal kalau jalan sudah jadi, jalan tersebut seperti sesuatu yang tidak dihargai,sudah pasti diinjak-injak dan digilas kendaraan yang melewatinya”, kata Serda Edy, salah satu personel Satgas.

(Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here