Home HL Empat Kecamatan Belum Miliki WTP

Empat Kecamatan Belum Miliki WTP

162
0

[quote]Laporan : marshal[/quote]

MUARA ENIM, jodanews – Empat Kecamatan di Kabupaten Muara Enim belum memiliki water treatment plant (Pengolahan Air Bersih), empat kecamatan tersebut, Kecamatan Belida Darat, Lubai Ulu, Semende Darat Tengah(SDT) dan Semende Darat Ulu(SDU). Direktur PDAM Lematang Enim, Puryadi ST melalui Direktur Teknik PDAM Lematang Enim,Yan Syukur ST mengatakan, saat ini pihaknya memang tengah merencanakan pemasangan WTP di dua kecamatan, Belida Darat dan Lubai Ulu, sedangkan Kecamatan SDU dan SDT belum. “Pastinya akan dibangun tetapi secara bertahap sebagai upaya kita menjangkau pelayanan air bersih kepada masyarakat,” ungkap Yan Syukur di kantor PDAM Lematang Enim, Kamis (21/4). Pada tahun 2015 lalu, kata Yan, PDAM Lematang Enim mendapatkan bantuan WTP dari Pemerintah Pusat, untuk Desa Penanggiran Kecamatan Gunung Megang dan Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI. Selain itu, kata Yan, untuk WTP di Kecamatan Rambang sudah selesai dibangun tetapi belum difungsikan penggunaannya, karena belum diserahkan ke PDAM. Bangunan WTP di Kecamatan Rambang ini merupakan bantuan dari APBD Provinsi. Pada tahun 2016, ia mengaku belum mengetahui apakah ada penambahan pembangunan WTP atau tidak. Sementara untuk jaringan perpipaan secara bertahap akan dibangun sampai ke desa-desa dan sambungan ke rumah(SR). Sementara itu, program sambungan rumah (SR) melalui program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang sebelumnya disubsidi dengan dana bantuan dari Australia masih akan tetap dilanjutkan pada tahun 2016 ini. “Tahun 2015 lalu sudah 1000 lebih pelanggan baru tersambung dari program ini. Rencana tahun 2016 ini masih dilaksanakan dengan subsidi bantuan dana dari Ausid dan APBN. Sekarang sedang survey dimana data yang diusulkan untuk mendapatkan sambungan rumah(SR) ini di check list lapangan terlebih dahulu,” tuturnya. Pada program ini, lanjut Yan, calon pelanggan baru akan disubsidi untuk biaya penyambungan beserta fasilitas sambungan dan pelanggang cuma dikenakan biaya administrasi saja yang cukup murah bila dibandingkan penyambungan reguler. Sebab program ini sasarannya untuk warga yang kurang mampu.(editor :asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here