Home HL Lagi Kejar Pelaku Yang Menjambretnya, Ibu Hamil 8 Bulan Tewas Usai Terjatuh...

Lagi Kejar Pelaku Yang Menjambretnya, Ibu Hamil 8 Bulan Tewas Usai Terjatuh Dari Sepeda Motornya

146
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews.com  – Hebohnya pengendara sepeda motor yang terkapar di Jalan Kol H Burlian Km 7 tepatnya di depan Hutan Wisata Punti Kayu Palembang, ternyata seorang wanita yang sedang hamil.

Korban yang jatuh dari motornya diketahui bernama Ice Trisnawati (29). Bahkan korban meninggal dunia dilokasi kejadian. Keluarga yang mengetahui Ice sudah meninggal langsung menangis histeris. Ice meninggal bersama anak yang dikandungnya berusia 8 bulan.

Dari informasi yang di dapat Diduga Ice menjadi korban penjambretan oleh orang yang tidak dikenal.

Masiyah (50), yang merupakan Ibu korban tak henti-hentinya histeris menahan tangis usai mengetahui tubuh anaknya sudah terbujur kaku tak bernyawa lagi di ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Aku tidak menyangka kalau anak saya itu meninggal. Mana lagi anaknya itu masih kecil-kecil, dan dia sekarang lagi hamil besar pula,” ujar Ibu korban sambil histeris, Senin (25/2/2019).

Bahkan Masiyah tak membayangkan jika anaknya tersebut harus meregang nyawa akibat dijambret oleh orang. Dirinya sudah sering sekali mengingatkan anaknya untuk berhati-hati dalam berkendaraan.
Dirinya juga tak mendapatkan firasat apa-apa jika anaknya akan meninggal.

“Dia tidak pernah cerita, jadi idak ada firasat sama sekali. Cuma dia sempat cerita waktu kami ngobrol, dia bilang Bu aku sudah ada duit Rp 2.5 juta buat persiapan ngelahirin nanti. Jadi ibu dak usah pikirin,” ungkapnya menjelaskan firasat tersebut.

Sementara, suami korban Rahmad Zulrifki alias Riki (29) mengatakan terakhir ketemu sama istrinya pagi hari sebelum dirinya berangkat membawa Mobil travel ke daerah Sungai Lilin, Musi Banyuasin.

Dirinya bahkan masuh berkabar sebelum Ice ditemukan meninggal. Aku semalam waktu mau bawa travel sempat dilarangnya. Dia bilang, kak jangan pergi, dirumah saja, jadi aku tidur nggak kemana-mana. sekitar Jam 02.00 Wib pagi dibanguni. Kak, bangun sudah mau pergi.”

“Walaupun aku pergi, aku masih tetap betelponan sama dia. Saya masih telponan. tadi dia minta izin mau jemput anak yang nomor 2 yang sekolah di kilometer 11. Dia juga bilang sama saya mau jemput anak naik angkot,” ujarnya warga Jalan Ariodilah Lorong Perguruhan tersebut.

Rahmad yang mengira istrinya naik angkot pun berniat untuk menjemput istrinya tersebut. Dirinya sempat kembali telponan dan berjanji akan ketemu di sana.

“Ya, sudah aku jemput langsung di TK aja tunggulah disana,” ujar Rahmad mengingat percakapan terakhirnya.

Dirinya pun memastikan korban yang meninggal tersebut adalah istrinya. Dirinya juga mendapati beberapa barang istrinya yang hilang seperti gelang, handphone juga hilang. Kunci rumah juga hilang. Saya sudah kerap mengingatkan jangan telponan kalau swdang naik motor,” ujarnya sedih.

Sementara Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Rivanda Mengatakan anggotanya sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) langsung. “Olah tkp sudah kita lakukan, dari lokasi petugas sementara baru menemukan sepeda motor korban,”ujarnya

Lanjutnya Kapolsek, diduga ini Indikasinya jambret, karena ada saksi yang melihat Ibu itu sedang mengejar tersangka jambret, kemungkinan waktu mengejar tersangka itulah korban terjatuh dari sepeda motornya.

“Sementara ini kami masih proses lidik, dan kami juga di backup oleh Reskrim Polresta Palembang. untuk pelaku menurut keterangan dari saksi ada dua orang,”jelasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here