Home EMPAT LAWANG Seluruh Perangkat Desa Ancam Gelar Demo

Seluruh Perangkat Desa Ancam Gelar Demo

150
0

Laporan : Agus Subhan Bakin

Empat Lawang, Jodanews–  menindak lanjuti Anggaran Dana Desa (ADD) yang telah dimediasi beberapa hari lalu diruangan Sekretaris Daerah (Sekda), untuk memutuskan bahwa  dana tersebut bisa dicairkan jika laporan APBDes sudah diselesaikan.

Namun hingga berita ini dimuat, Sabtu (16/4) belum ada kejelasan kapan pencairan dana ADD Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang ini cair. Padahal pihak Kecamatan dan Kades telah menyelesaikan laporan APBDes pada kamis (14/4) dan langsung diserahkan kepada pihak BPMPD serta langsung diteruskan ke pihak BPKAD.

bukan kabar gembira yang didapat, ketika dikonfirmasi ke BPKAD bahwa berkas yang dikirimkan oleh BPMPD ada kesalahan, sehingga menyebabkan seluruh Kepala Desa se Kabupaten Empat Lawang kesal.

Camat Tebing Tinggi Syafei Marzuki melalui Sekretaris Camat Umar Hasan mengatakan dirinya sudah menyerah untuk memperjuangkan ADD Kades yang sudah diperjuangkan selama tiga hari. “ Jujur saya sudah menyerah, dan tidak sanggup lagi membendung Kepala Desa, karena saya yang berurusan langsung dengan Kepala Desa. Jumat pagi  saya mendatangi kembali BPKAD untuk mempertanyakan kejelasan pencairan ADD,  karena semua berkas sudah kami lengkapi, tapi pihak BPKAD mengatakan  masih ada yang kurang, karena BPMPD hanya mengirimkan surat pengantar, padahal yang diminta Nota Dinas,” ungkapnya.

dikatakannya, saat dihubungi pihak BPMPD mengatakan menyusun APBDes menggunakan Perbup yang baru sedangkan BPKAD masih menggunakan Perbup yang lama. “Saya semakin bingung, karena pihak BPMPD menggunakan Perbup yang baru sedangkan BPKAD menggunakan Perbup yang lama, kalau APBDes mau diubah dari awal berdasarkan Perbup yang lama, berapa lama lagi Kades akan menerima Hak mereka,” ucapnya

Lanjut Syafei, dirinya mengatakan harus ada kerjasama dari pihak BPMPD dan BPKAD. “Seharusnya SKPD itu saling merangkul dan saling bekerjasama, jangan tidak sependapat seperti ini yang menyebabkan honor Kades dan Perangkat terbengkalai seperti saat ini,” katanya

Sementara Wakil Ketua Forum Kades Tebing Tinggi Hendra YP  dengan nada kesal mengatakan, “permasalahan pemberkasan semakin dipersulit, karena tidak sesuai dengan Mediasi beberapa hari lalu, Padahal kan sudah dilakukan mediasi bersama Kepala BPMPD dan BPKAD yang dipimpin langsung oleh pak Sekda”, ujarnya. “ Pada saat itu disimpulkan ADD bisa cair kalau Desa sudah mengumpulkan APBDes, bahkan pak Sekda mengatakan ini hanyalah permasalahan kecil. Tapi apa yang terjadi, kami sudah mengumpulkan APBDes tapi gaji kami tak kunjung cair,” ucapnya

Masih dikatakan Hendra, Ia bersama seluruh Kepala Desa dan perangkat Desa se Kecamatan Tebing Tinggi  kembali akan melakukan aksi demo pada hari Senin (18/4) mendatang.

“kami sudah habis kesabaran, saya sudah berkoordinasi dengan Ketua Forum Kades dan Seluruh Kades untuk melakukan unjuk rasa di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab). Daftar hadir sudah saya kumpulkan, sudah membuat surat izin dan di tembuskan kepada Sekda, Kesbangpol, Kapolsek, Kecamatan, Kapolres dan lainnya. Senin nanti kami tinggal bergerak,” ungkapnya

Lanjutnya, dirinya berharap untuk kedepan Instansi terkait yang mengurusi langsung pemerintahan yang ada di Desa agar bisa memikirkan nasib mereka “Kami hanyalah seorang kepala desa, kami disini ada yang membina yaitu BPMPD, kalau memang BPMPD memperhatikan kami, seharusnya hal seperti ini tidak perlu terjadi,” ucapnya (Editor : Asep)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here