Home HL Majunya Jadwal UN, Tak Pengaruhi Kurikulum dan Silabus

Majunya Jadwal UN, Tak Pengaruhi Kurikulum dan Silabus

158
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews.com –  Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada 2019 mengalami pergeseran dibanding tahun 2018, pelaksanaan UN yang biasanya digelar April-Mei, kini dilakukan di bulan Maret tahun ini alias dipercepat. Majunya jadwal ujian nasional ini akibat adanya pesata demokrasi tahunan, yakni pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) yang akan dilaksakan 17 April mendatang.

Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Sumsel Dra. Erlina mengatakan, percepatan UN pada tahun ini dikarenakan adanya pemilihan Presiden dan Pileg pada 17 April 2019. Karena itulah pelaksanaan UN dipercepat dari jadwal sebelumnya. Percepatan Ujian Nasional yang dilakukan pemerintah tidak mempengaruhi kurikulum dan silabus sekolah,terangnya, Rabu (9/1/2019).

Dijelaskan Erlina, percepatan UN hanya dilakukan sebulan dari April awal menjadi 25-28 Maret, sehingga percepatan tidak terlalu signifikan jaraknya. Sehingga tidak mengganggu pembelajaran dan persiapan sekolah dalam menghadapi UN.
Semua sekolah sudah siap. Untuk materi kepala memastikan tidak ada materi yang tertinggal, ungkapnya.
Menurut Erlina, beberapa bulan yang lalu sekolah sudah melakukan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan akan dilanjutkan simulasi kedua yang diperikatan pada akhir bulan ini.
Tahun ini SMK di Sumsel semua sudah melaksanakan UNBK. Pelaksanaan UNBK jenjang SMK di Sumsel kita pastikan sudah 100 persen, ucapnya.
Kendati demikian, ungkapnya, ada beberapa sekolah yang masih mengalami kendala jaringan, salah satunya SMKN 3 Lahat. Namun, berdasarkan pengakuan kepala sekolah yang bersangkutan, dipastikan sebelum pelaksanaan UNBK dilakukan pada Maret mendatang kendala sinyal sudah terselesaikan.
Tahun ini ada 13 SMKN yang baru melaksanakan UNBK perdana di Sumsel. Meskipun baru, tapi mereka sudah siap melaksanakan UNBK, paparnya

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala SMKN 5 Palembang, Drs. H. Zulfikri, M.Pd mengungkapkan, kebijakan pemerintah mempercepat UN 2019 dinilai tidak menjadi masalah bagi sekolah. Menurutnya, proses persiapa materi dan sarana prasarana sudah dilakukan sejak lama.

Dari kelas dua siswa sudah kita arahkan materi untuk persiapan menghadapi UN. Jadi walaupun UN dipercepat, tidak masalah karena kita sudah rutin melaksanakan UN setiap tahunnya, ungkapnya.
Dijelaskan Zulfikri, percepatan pelaksanaan UN dari bulan April menjadi Maret tidak menimbulkan masalah bagi sekolah dalam  melaksanakan persiapan. Dia mengaku mendukung penuh kebijakan pemerintah mempercepat pelaksanaan UN 2019.
Kita sudah prediksi bakal ada kemajuan jadwal UN, hal ini dapat dilihat dari kalender pendidikan. Sehingga sejak memasuki hari kedua tahun ajaran baru kita sudah memberikan informasi kepada siswa dan melakukan persiapan pembekalan materi kepada siswa terkait UN pada siswa dan guru, ujarnya.

Bahkan lanjutnya, pihak sekolah pun telah memberikan pelajaran tambahan dan pembahasan soal-soal ujian Nasional agar supaya siswa-siswa ini benar-benar siap dalam menghadapi UN nantinya. Selain itu pihaknya juga selalu mengingatkan kepada siswa agar selalu menjaga kesehatan, nantinya apabila pelaksanaan UN nanti para siswa dapat dengan Fit mengerjakan soal-soal Ujian Nasional tersebut. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here