Home HL Kapolda : Kasus Pengeroyokan Terhadap Brimob, Disebabkan Kesalah Pahaman Antara Pelaku dan...

Kapolda : Kasus Pengeroyokan Terhadap Brimob, Disebabkan Kesalah Pahaman Antara Pelaku dan Brimob

156
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews.com  – Setelah dilakukan penyelidikan terkait tewasnya anggota Brimob Polda Sumsel yang menjadi korban pengeroyokan, akhirnya motif pengeroyokan anggota Brimob Detasen C Oku Timur, sudah terkuak. Hal ini berawal dari salah paham yang terjadi di jalanan, antara Brigadir Yusuf dengan pelaku, hingga Ucup meregang nyawa usai dikeroyok oleh warga.

Usai terjadi pengeroyokan tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan 3 pelaku, Yakni Nizar (27), Zen Oktono (50) serta Yongki (21). Dimana ketiganya langsung dibawa ke Polda Sumsel, untuk diperiksa dan dilakukan penyelidikan.Kapolda Bilang Kasus Pengeroyokan Terhadap215

Selang sehari, 5 tersangka lainnya menyerahkan diri ke Polres Oku Selatan, diantar oleh pihak keluarga. Kelima tersangka atas nama, Indo Saputra (22), Julius Hendra (38), Rudi Hartono (38), Fandi (38) dan Hartawan (40).

“Kini jumlah tersangka sudah 8 orang. Sesuai hasil penyelidikan tidak ada lagi hanya 8 orang itu saja dengan peran masing-masing termasuk yang paling ringan. 5 orang tersangka yang menyerahkan diri tersebut sekarang disidik oleh Tim Reserse Oku Selatan,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo, Rabu (2/1/2019).

Sementara, Kapolda Sumsel, Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara saat dihubungi membenarkan penyerahan diri kelima tersangka lainnya, dalam kasus pengeroyokan anggota Brimob. Menurutnya, dari semua tersangka yang ada nantinya akan diproses sesuai hukum yang ada.

“Iya yang mengeroyok berdasarkan keterangan ada 8 orang dan alhamdulillah semuanya sudah ditangkap dan ada yang menyerahkan diri. Saya berharap, penegakan hukum dapat berjalan dengan benar sesuai konstruksi hukumnya pasal 351 dan 170 KUHP yaitu penganiyaan yang menyebabkan matinya orang dan pengeroyokan yang mengakibatkan matinya orang,” ujar Kapolda.

Seperti berita sebelumnya, telah terjadi pengeroyokan terhadap Brigadir Yusuf, oleh segerombolan orang. Berawal dari rasa tersinggung saat sedang berkendara. Membuat Yusuf dan Yongki saling hantam. Yusuf sempat berhadapan dengan Yongki sebelum warga lainnya datang membantu sehingga perkelahian menjadi tidak seimbang.

Brigadir Yusuf tewas dengan Luka tusuk dan sabetan senjata tajam usai cekcok dengan para pelaku. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here