Home HL Harga Kertas Mahal, Disdik Minta Sekolah Mulai Gunakan E-Book

Harga Kertas Mahal, Disdik Minta Sekolah Mulai Gunakan E-Book

142
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews.com – Kemajuan teknologi sekarang ini seakan akan sudah tidak bisa terbendung lagi. Hal tersebut bisa kita lihat dengan semakin banyaknya teknologi baru yang bermunculan yang mana bertujuan untuk memudahkan kegiatan manusia. Dengan adanya teknologi, banyak hal yang dikerjakan menjadi lebih mudah dan tentunya tidak terlalu menguras tenaga ataupun biaya,.apalagi di zaman sekarang ini harga buku yang semakin melonjak seiiring mahalnya kertas..
Untuk mengurangi besarnya anggaran yang dikeluarkan sekolah, Disdik Provinsi Sumsel memproyeksikan agar seluruh sekolah bisa memanfaatkan teknologi dalam menunjang proses kegiatan belajar mengajar. Penggunaan e-book dinilai lebih murah dan efisien serta ikut kemajuan teknologi saat ini.
“Penggunaan e-book ini sebagai antisipasi melonjaknya harga buku, dengan penerapan elektronik buku atau E-book dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) setidaknya kita sudah bisa memanfaatkan tehnologi elektronik dengan biaya yang murah,”ujar Kadisdik Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd.Kemarin
Dijelaskan Widodo, penggunaan teknologi dalam KBM sebagai upaya menjawab tantangan zaman. Selain itu, dia juga meyakini, jika teknologi sudah sangat familiar atau akrab bagi siswa di Sumsel.
“Dari sisi SDM, penerapan sistem digital dalam proses belajar tidak akan mendapatkan hambatan yang cukup berarti, karena guru dan siswa Sumsel sudah terbilang melek teknologi,” ucapnya.
Ditambahkan Widodo, penggunaan e-book merupakan upaya kemajuan dalam proses KBM dari konvensional ke digital. Lompatan proses dari buku ke e-book akan sangat menghemat anggaran karena e-book dinilai lebih murah dari buku hingga kisaran angka 80% dibandingkan membeli buku dalam bentuk cetak.
“Kita meminta sekolah untuk menyesuaikan penggunaan anggaran sekolah dalam membeli buku. Saya juga berharap vendor bisa arif dengan tidak menaikkan stok lama karena kenaikan harga kertas ini,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu sekolah yang telah menerapkan kecanggihan tehnologi yakni SMK Negeri 5 Palembang, sekolah kejuruan ini sudah menyelenggarakan ujian berbasis android pada dua semester yang lalu. Alasannya, biaya yang dikeluarkan dalam penyelenggaraan ujian lebih efisien dibanding kertas.
“Android ini merupakan salah satu kecanggihan teknologi juga, karena selama ini ujian hanya on paper atau menggunakan kertas, maka kita mencoba untuk mengajari peserta didik untuk memanfaatkan teknologi seperti Android mereka,” terang Kepala SMKN 5 Palembang, Drs. H. Zulfikri, M.Pd, saat dibincangi pada pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil Kemarin.
Penggunaan Android, sambung dia, bisa menjadi media untuk memperkenalkan siswa terhadap alat teknologi. “Kita merasa semua menjadi efisien dan efektif, ujiannya jadi tidak harus membutuhkan tenaga kerja untuk mengoreksi hasil ujian mereka karena semua sudah terakumulasi dengan sendirinya berapa skor atau jumlah yang mereka dapat,” lanjutnya.
Senada, Kepala SMAN 3 Unggulan Palembang Dra. Hj. Purwiastuti Kusumastiwi, M.M juga sudah menyarankan kepada guru untuk memiliki blog. Tujuannya agar siswa bisa melihat blog guru untuk mendapatkan materi ajar.
“Blog itu juga bisa digunakan guru untuk memberikan tugas atau siswa dalam mengirimkan tugas. Cara seperti itu untuk mengurangi penggunaan kertas, UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) pun salah satu cara mengurangi penggunaan kertas,” jelas dia.(Editor Jon Heri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here