Home EKONOMI Kualitas Kentang Pagaralam Kalah Bersaing Dengan Kerinci

Kualitas Kentang Pagaralam Kalah Bersaing Dengan Kerinci

150
0

Laporan : Taufik Hidayat

PAGARALAM, jodanews – Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Mkes mengakui jika kualitas radang atau kentang asal Pagaralam masih kalah dari daerah lain. Satu di antaranya dari kentang asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. “Untuk kuantitas, Pagaralam tidak kalah dari Kerinci. Kita mampu menghasilkan 5 ton kentang/hari. Tapi, secara kualitas, kita masih kalah jauh,” ucap Ida usai mengikuti panen raya kentang di Ataghan Kibuk, Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara,

Dijelaskan, kentang Pagaralam masih memiliki kadar air yang tinggi. Sedangkan kentang Kerinci kadar airnya sangat sedikit. Juga kentang Pagaralam belum semanis kentang Kerinci.  Ida menginginkan agar kualitas kentang Pagaralam harus mengalahkan atau paling tidak menyamai kentang Kerinci. Dengan demikian, kentang Pagaralam bisa disukai pasar. Caranya, dengan mengadopsi apa yang dilakukan petani kentang di Kerinci.

“Di Kerinci itu, kentang tidak langsung dipanen. Dibiarkan dulu sampai batangnya kering. Baru kemudian di panen. Inilah yang membuat kentang Kerinci memiliki kadar air sedikit,” terangnya.

Sementara Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Dempo Utara, Darsipa SP tak menampik jika kualitas kentang dari Pagaralam kalah dari Kerinci. “Kentang kita masih tinggi kadar airnya,” katanya.

Pihaknya kata Darsipa masih terbentur dengan pola pikir petani. Petani kentang saat ini, pada umumnya, maunya cepat-cepat untuk panen. Petani tidak mau menunggu terlebih dahulu sampai batang kentang menjadi kering.

“Para petani saat ini terpaku dengan harga. Ketika sudah masuk masa panen, mereka langsung panen, tanpa mau menunggu dulu,” sebutnya.

Dalam panen raya di Ataghan Kibuk, kentang yang di panen mencapai 36,9 ton. Kentang ini merupakan hasil budidaya Kelompok Tani (Poktan) Langor Indah. Ini berdasarkan hasil pengubinan di lahan dengan luas 7×7 meter.

“Satu rumpun bisa menghasilkan sekitar 1-1,2 kg umbi kentang,” ucapnya, (Editor : Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here