Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA, Jodanews.com – Anggota Kodim 0734/Yogyakarta bersama Linmas, Satpol PP dan beberapa Ormas serta dari Kepolisian ikut berpartisipasi dalam rangka pengamanan pawai obor api Asian Games dalam rangkaian “Torch Relay Asian Games 2018”, yang diselenggarakan di Yogyakarta, Kamis (19/7) pagi ini.
Kirab obor Asian Games 2018 di mulai dari kota Yogyakarta dan akan tour ke-53 kota se-Indonesia. Obor Asian Games dinyalakan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang selanjutnya diserahkan kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi sebagai pelari pertama yang membawa obor api Asian Games seberat 2,5 kilogram.
Setelah Menlu, pelari yang akan melanjutkan estafet kirab obor adalah Kapolda DIY Brigjen Pol. Ahmad Dofiri dan Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Tedi Rizalihadi. Sejumlah mantan atlet nasional asal Yogyakarta yang pernah membela Indonesia di Asian Games juga ikut menjadi pelari pembawa obor Asian Games. Diantaranya Finarsih (bulu tangkis), Nurhayati (Balap Sepeda) dan lainnya.
Finarsih merupakan peraih perunggu Asian Games 1994 Hiroshima dan Nurhayati peraih perunggu Asian Games 1990 Cina, keduanya mengaku bangga bisa menjadi bagian peristiwa bersejarah ini.
“Saya merasa sangat bangga dan beruntung mendapat kesempatan dan dipilih sebagai pembawa obor. Padahal masih banyak atlet asal Yogyakarta yang lain yang prestasinya melebihi saya,” ujar Finarsih.
Adapun Rute kirab Obor Asian Games dimulai dari Pagelaran Keraton-Titik Nol Kilometer ke arah Barat-PKU Muhammadiyah ke Utara-Jalan Bhayangkara-Pasar Kembang ke Timur masuk Jl. Maliobor-Titik Nol-Jalan Senopati-Perempatan Gondomanan ke selatan-Pojok Beteng Wetan-Pojok Beteng Kulon ke arah utara-Ngabean-Ngampilan ke arah barat-Samsat-perempatan Pingit dsan finish di Tugu Yogyakarta.
Di Tugu Yogyakarta, api diterima oleh Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dan selanjutnya diserahkan ke INASGOC untuk dibawa ke Solo. Setibanya di Solo, rencananya obor akan diterima di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (19/7) siang dan akan menjalani kirab selanjutnya di wilayah Solo. (Editor Jon Heri)








