Home HL Demo di Panwslu Lahat Ricuh

Demo di Panwslu Lahat Ricuh

174
0

Laporan Idham

LAHAT, Jodanews.com – Massa aksi yang mengatasnamakan Masyarakat Kabupaten Lahat menggelar unjuk rasa di depan Kantor Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Lahat. Kedatangan para demonstran menuntut keadilan hasil Pilkada Bupati (Pilbup) Kabupaten Lahat.

Aksi massa yang digelar Rabu malam (27/6/2018), sekitar pukul 20.30 WIB tersebut berujung ricuh, hingga mengakibatkan se jumlah anggota kepolisian terluka akibat dilempar massa aksi menggunakan benda keras.

Kericuan tersebut terjadi karena ratusan personil keamanan dari Polres Lahat memblokade jalan masuk, sebab demo yang digelar massa aksi tersebut dilakukan malam hari ini.

Hal inilah yang memicu kemarahan para massa aksi. Akibat kejadian itu satu unit kendaraan Water Cannon terpaksa ditembakan ke arah para demonstan untuk membubarkan massa. Usai kejadian tampak beberapa anggota kepolisian yang berjaga terluka karena terkena lemparan dari benda keras.

Menurut salah satu demonstran yang tidak mau disebutkan namanya, Pilkada Lahat disinyalir tidak bersih atau mengandung dugaan praktek money politic. Untuk itulah ia dan massa aksi lainnya melakukan demo untuk menuntut keadilan hasil Pilbup Lahat.

Tampak massa aksi saat menggelar unjuk rasa.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Lahat, Sepsata hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi terkait aksi demo tersebut.

Terpisah, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi membanarkan adanya aksi demo di Lahat tersebut hingga mengakibatkan sejumlah anggota kepolisian terluka. Namun untuk secara detail, silahkan tanyakan kepada Kapolres Lahat.

Tampak korban ketika dirawat di rumah sakit.

“Betul sekali ada demo tersebut dan silahkan tanyakan kepada Kapolresnya. Saya himbau harusnya tidaklah perlu massa aksi melakukan kekerasan sampai melempar petugas keamanan, sebab akan merugikan semua pihak,” kata Kapoda.

Diungkapkan Kapolda, massa aksi melakukan demo tersebut karena diduga menemukan dugaan adanya money politik.

Tampak korban ketika dirawat di rumah sakit.

“Saya menghimbau kalau ada yang menemukan money politik, silahkan dilaporkan kepada Panwas, nanti Panwas yang akan membawanya ke Gakkumdu, dan jika nanti terbukti ada pidananya, barulah akan diserahkan ke polisi,” tutup Kapolda.

Terpisah, Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi saat dikonfirmasi handphonenya tidak diangkat. Begitu juga saat dimintai konfirmasi Suara Nusantara melalui pesan Wahatsat dan SMS, juga tidak ada balasan. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here