[quote]Laporan : agus subhan bakin[/quote]
Empat Lawang, jodanews – Seleksi tenaga pendukung kegiatan perawat dan bidan di RSUD Empat Lawang disoal. Masalahnya, banyak tenaga kerja sukarela (TKS) yang sudah mengabdi bertahun – tahun malah tak lulus. Tenaga pendukung sendiri, untuk persiapan akreditasi RSUD dan peningkatan mutu pelayanan.
“Yang jadi anehnya, kenapa orang yang masuk beberapa bulan disini (RSUD) lulus, sedangkan kami yang sudah sampe bertahun-tahun dak lulus, kesannya seperti ada permainan,” ucap salah satu TKS yang namanya tidak mau disebutkan.
Pantauan dilapangan, setelah para TKS melihat hasil pengumuman di RSUD, beberapa TKS ada yang sedih dengan hasil pengumuman bahkan pulang dengan membawa air mata.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Rekam Medik RSUD Joko Prayitno mengaku semua tahapan seleksi sudah sesuai prosedur. “Sama Direktur langsung aja, prinsipnya tidak ada masalah sih,” jawabnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan M Taufik menuturkan, untuk peningkatan pelayanan mutu RSUD, memang ada seleksi yang dilakukan.
“Penerimaan seleksi itu kerja sama dengan Rumah sakit Muhammad Husin palembang, kita tidak ikut campur, semua urusan seleksi itu ada di RSUD,” ungkap Taufik.
Mengenai yang tidak memiliki STR lulus, menurut Taufik, kembali lagi itu kewenangan rumah sakit bukan Dinas Kesehatan, prinsipnya ada di panitia penerimaan seleksi. “Kalau sudah ada masalah seperti ini semestinya pihak rumah sakit terbuka saja, kalau mengenai nilai yang lulus lampirkan, apa lagi untuk penguji dan soal bukan dari pihak RSUD Tebing Tinggi, akan tetapi langsung dari pihak RSUP Dr M Hoesin Palembang,” jelasnya. (editor:asep)







