Laporan Maidi
OGAN ILIR,Jodanews.com – Sumatera Selatan ditargetkan harus zero asap, demi suksesnya pelaksanaan Asian Games tahun 2018 yang akan digelar di Kota Palembang. Untuk itu semua elemen masyarakat untuk bahu membahu agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi.
“Tekad kita semua Sumsel harus zero asap, “kata Komandan Korem Garuda Dempo 004 Kol Inf Iman Budiman saat menjadi inspektur Apel kesiapsiagaan personil dan pelatihan kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung dilapangan Desa Palemraya Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (16/5).
Pada tanggal 21 Febuari 2018 lalu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sudah memerintahkan kesiapan mengantisipasi Kahutlah untuk segera ditindak lanjuti, karena tidak lama lagi akan menyambut even akbar tersebut, kata Danrem.
Menurut Budiman, selain mengantisipasi Karhutlah juga membuat rancangan konsep perintah operasi dalam mengantisipasi karhutlah dan sub-sub satgas sudah melaporkan kesiapannya masing-masing di setiap Kabupaten/Kota.
“kita juga sudah melakukan langkah-langkah persiapan antisipasi karhutlah dan dikedepankan kepada satuan petugas Hukum sebagai komponen utama dalam penangananya dan baru masuk ke komponen lainnya, sebab masih ada pelanggaran yang disengaja atau pun tidak disengaja oleh masyarakat dalam membakar lahan dan satuan petugas hukum sudah bekerja dalam melakukan pencegahan hingga saat ini belum berhenti dan sudah ditingkatkan sampai ke Desa-Desa,” jelasnya
Ditambahan Danrem, ada 773 Desa di Sumsel ini yang sudah dianggap rawan kebakaran hutan dan lahan setengahnya lagi sebagai daerah lintasan anginnya ke arah Jakabaring.
“Menjadi kegiatan pokok kita dalam memandirikan masyarakat di desa tersebut dalam melakukan pencegahan karhutlah sehingga tidak ada yang mengganggu dalam perhelatan even akbar Asian Games mendatang, dibulan puasa nanti kita tetap meningkatkan kesiapan dalam pencegahan karhutlah hingga Asian games tersebut selesai dan akan berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui titik-titik lokasi api agar cepat anggota satuan personil satgas dalam memadamkan api,”jelasnya.
Sementara itu, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan satgas melalui pemerintah dalam mengantisipasi Karhutlah dengan mengumpulkan pemerintah Desa yang tempatnya rawan kebakaran lahan dan hutan dikabupaten Ogan Ilir.
“Dari apel kesiapsiagaan ini semoga dapat mencegah karhutlah diwilayah khususnya di OI yang berbatasan langsung dengan kota palembang ini dapat dicegah sedini mungkin oleh petugas,”katanya
Menurut Bupati, untuk persiapan alat-alat dalam mengantisipasi karhutlah semuanya sudah tercukupi dalam memadamkan api.
“Tetapi yang lebih penting lagi dengan melakukan patroli dan menyiapkan posko-posko yang nantinya akan ditepatkan di daerah rawan titik api agar satgas cepat dalam menanggulangi kebakaran, saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut dalam menyukseskan asean games 2018 di kota palembang dengan tidak untuk membakar lahan dan hutan karena asap dari kebakaran tersebut bisa mengganggu kelancaran asean games tersebut termasuk penerbangan,”jelasnya.
Sementara itu Kepala BB-TMC Tri Handoko Seto mengatakan, tim telah ikut serta dalam membantu pencegahan karhutlah dengan upaya membuat hujan buatan di daerah titik berpotensi rawan kebakaran hutan dan lahan.
“Pembuatan hujan buatan tersebut bertujuan untuk membasahi lahan-lahan yang kering agar tidak mudah terbakar dan dibakar, dan nantinya akan menurunkan satu pesawat dalam melakukan pembuatan hujan buatan dengan melihat eksalasi dan titik hot spot daerah yang rawan kering untuk melakukan hujan buatan dalam membasahi lahan dan tidak menutup kemungkinan kita akan menambah pesawat kalau itu diperlukan jika banyak titik hot spot yang daerah yang kering,”katanya.
Apel kesiapsiagaan tersebut dihadiri Komandan Korem Garuda Dempo 004 Kolonel Inf Iman Budiman, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam, Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIk, Dandim 04/02 Letkol Inf Septianizar, Kepala BPBD OI Jamhuri, Menggala Agni, BNPB Provinsi beserta setekholder lainnya dan tamu undangan, dalam apel tersebut telah disiapsiagakan berbagai macam peralatan pemadam kebakaran termasuk 2 unit Helikopter diterbangkan dari Bandara ke lokasi apel Di Desa Palemraya . (Editor Jon Heri)








