Laporan : Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com -Petugas gabungan melakukan razia di Sejumlah tempat hiburan malam, Sabtu (05/5/2018) pukul 00.30 WIB. razia ini di lakukan Dit Res Narkoba Polda Sumsel di back up Propam Polda Sumsel dan Denpom. Razia tersebut dilakukan guna mencegah dan menekan peredaran narkotika, miras, di tempat hiburan malam dan penginapan, jelang bulan puasa mendatang.
Dimana target razia di mulai di sejumlah cafe remang-remang yang biasa ramai pengunjung saat tengah malam hingga dini hari, di Jalan Dr M Isa, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Disini petugas kepolisian mendapati pengendara mobil Mithsubishi Pajero Sport B4 MAR, saat dilakukan pemeriksaan ditemukan plat merah BG 32 TZ milik salah satu kepala dinas di Pemkab OI. Malam pemilik kendaraan lagi asik di dalam kafe Planet bersama teman wanita penghibur disana, saat itulah ia pun diamankan petugas.
Tempat-tempat hiburan malam yakni cafe berada di Jalan R Soekamto, salah satunya Café Poppy juga dirazia petugas gabungan. Dengan sasaran penyalah gunaan obat-obat terlarang seperti narkotika serta miras, hingga melakukan tes urine di tempat. Beberapa pengunjung dan wanita malam tampak gelisah dan cemas, saat satu persatu mereka diperiksa.
Selanjutnya razia diteruskan kembali ke beberapa tempat hiburan malam atau kafe yang berada di sekitar jalan May Salim Batubara. Tidak hanya para pengunjung berada di dalam tempat hiburan, beberapa kendaraan juga tidak luput dari pemeriksaan aparat. Salah satu orang juga diamankan, lantaran sempat ribut dengan petugas lantaran, sempat menolak diperiksa tes urine.
Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farmah SIk melalui Wadir Narkoba Polda Sumsel AKBP Amazona Pelamonia SIk menegaskan malam minggu kemarin pihaknya telah menggelar razia dengan sasaran tempat hiburan dan penginapan.
“Iya jadi razia dalam rangka cipta kondisi, untuk menekan dan mencegah penyalahgunaan narkotika atau pun minuman keras di tempat-tempat hiburan malam dan penginapan. Minggu (6/5/2018). Untuk warga yang kita curiga langsung dilakukan tes urine, yang positif kita bawa. Ada juga beberapa botol minuman keras kita sita. Razia ini akan terus kita lakukan, namun kapan dan waktunya bisa dilakukan sewaktu-waktu,” tanggapnya. (Editor Jonheri)








