HM Rifai : Saya Akan Panggil Instansi Terkait
Laporan Gelek John / Ediman Gebuk
KAYUAGUNG, Jodanews.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Rifai SE kecewa atas robohnya proyek bangunan pertanian Embung di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, Jumat (27/4). Rifai, yang berlatarbelakang dari keluarga petani prihatin dengan kondisi bangunan tersebut. “Yang jelas sebagai petani juga saya kecewa,” katanya.
Sebagai pemerintah yang memiliki kepedulian terhadap pertanian di Kabupaten OKI, hal ini kata dia, tidak bisa didiamkan.”Saya akan panggil instansi terkait,” tegasnya.
Diketahui HM Rifai lahir dan dibesarkan dari keluarga petani, suka duka dalam menjalani kehidupan pernah ia rasakan, hingga iapun mampu sukses sebagai orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini. “Saya dibesarkan dari keluarga petani, dan saya bangga jadi anak petani.”ungkapnya.
Sebelumnya pemerintah Desa Pulau Gemantung, Kacamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI mengaku kecewa karena bangunan embung yang dibangun pada Oktober 2017 lalu tidak bisa difungsikan petani lantaran sudah roboh. “Ya, kami juga kecewalah dengan kondisi bangunan itu, tidak ada koordinasi dengan kami. Bahkan sudah rusak,” ungkap Kades Pulau Gemantung, Sazali.
Sazali mengatakan, sebagai pimpinan desa, setidaknya bisa memberitahukan kepada pihaknya kalau disana bakal ada pembangunan. “Justru waktu ada material bangunan, warga bertanya kepada saya. Bahwa itu bangunan desa. Saya bilang bukan, dan saya juga tidak tahu bangunan itu, eh ternyata bangunan pertanian. Ya apa salahnya kalau koordinasi.”ungkapnya.
Rusaknya bangunan Embung di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI sebelumnya menjadi sorotan. Trisno pemerhati pembangunan di Kabupaten OKI, mengklaim bangunan tersebut tidak sesuai dengan spek pekerjaan. “Misal seharusnya pakai besi 12 ks fakta di lapangan tidak demikian.” kata pria yang akrab disapa Okon ini. Trisno juga menuding, pihak UPTD Pertanian lemah pengawasan.”Lemahnya pengawasan dari pihak UPTD. “tudingnya.
Oleh karena itu, kata Okon tim penegak hukum harus turun memeriksa bangunan tersebut.”Karena ada dugaan mengarah indikasi korupsi.”tegas pria yang sudah berpengalaman mengerjakan sejumlah proyek di OKI ini
Diketahui proyek Eembung untuk menampung air yang dibangun di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI sebanyak dua titik pada Oktober 2017 tidak bisa difungsikan petani. Bak besar penampungan air itu retak dan ambruk sehingga tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. “Rusak semua ambruk, tidak bisa digunakan mubazir. “kata salah seorang warga setempat saat dibincangi wartawan belum lama ini. Pengerjaan yang asal jadi tanpa disertai kualitas baik dan ada dugaan tidak adanya pengawasan dari pihak UPTD Pertanian setempat diduga menjadi pemicu rusaknya Embung tersebut.(Editor Jon Heri)








