Home PALEMBANG Kakanwil Kemenag Sumsel Gelar Workshop Aksi Terpadu Penanganan Konfilik Sosial Pemuda Mahsiswa

Kakanwil Kemenag Sumsel Gelar Workshop Aksi Terpadu Penanganan Konfilik Sosial Pemuda Mahsiswa

150
0

# Fajri Ajak Pemuda Menjaga Kualitas Kerukunan Umat Beragama
Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews –  Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Workshop Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial Pemuda Mahasiswa di Hotel 101 Palembang, dari tanggal 27-29 Maret 2018.  Kegiatan yang dibuka Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi ini merupakan salah satu upaya untuk menegaskan komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama di Sumsel.

Kakanwil HM. Alfajri Zabidi dalam arahannya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Menurut Fajri, masa muda merupakan masa yang penuh dengan tantangan. Pemuda sangat rentan dengan konflik yang menyangkut hal pribadi, dalam masanya seorang pemuda mengalami perkembangan sosio emosi, seorang pemuda harus menghadapi pilihan dan tantangan dalam menjalankan gaya hidupnya, mereka harus dapat mengelola daya tahan emosi dan berfikir positif.

“Pemuda juga merupakan agent of change (agen perubahan). Bila setiap pemuda memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan menegakkan kepentingan bersama dalam memajukan Indonesia, menjaga kebhinekaan dan kerukunan antar umat beragama, serta berfikir maju kedepan dengan visioner dan cara pandang yang benar, maka akan terciptalah kedamaian dan kerukunan antar umat beragama dan juga antar Pemuda Mahasiswa Indonesia,” tutur Fajri.

Lanjut Fajri, Kita perlu bersyukur walaupun beberapa tahun belakangan kita dihadapkan dengan isu isu konflik keagamaan, tetapi bisa kita hadapi dengan baik.

“Ini karena kita masih punya sesuatu yang dapat mempersatukan kita, salah satunya melalui dialog serta musyawarah dalam penyelesaian konflik,” kata Fajri

Sementara itu, Kasubbag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Sumsel H. Fery Suhaimi menjelaskan, kegiatan ini diikuti 40 peserta yang merupakan perwakilan dari beberapa organisasi pemuda seperti IPNU, Pemuda Muhammadiyah, GP Anshor, PII, HMI, PMII, GMKI, PKKD, DPD Peradah (Hindu), DPD Patria, Sekber PMVBI (Buddha) dan OKP Kabupaten/Kota se-Sumsel.

“Mereka akan menerima pembinaan atau materi dari pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel, dan Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumsel, ” jelasnya.

Lanjut Fery, Materi yang diberikan kepada peserta antara lain Peran Kanwil Kemenag Sumsel dalam Pencegahan Konflik Keagamaan, Etika Kerukunan Umat Beragama, Peran FKUB dalam Menyelesaikan Konflik Agama, Kiprah Pemuda Mahasiswa dalam Menjaga Kemajemukan, Manajemen Penyelesaian dan Pemulihan Konflik, serta Ideologi dan Pemetaan Kelompok Radikal serta Upaya Penanggulangannya.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pemahaman pemuda akan pentingnya persatuan antar umat beragama semakin meningkatm, sehingga peran serta mereka dalam menjaga persatuan dan kesatuan bisa dirasakan dampaknya,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here