Home HL Diduga Proyek Peningkatan Jalan Desa Mekar Sari Asal – Asalan

Diduga Proyek Peningkatan Jalan Desa Mekar Sari Asal – Asalan

199
0

Laporan Dedy

BATURAJA, Jodanews.com – Terlihat jelas kalau proyek dengan anggaran PU Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berada di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sosoh Buay Rayap tepatnya di Samping SD Negri Desa Mekar Sari menggunakan APBD OKU tahun 2017 sebesar Rp499.170.000 dikerjakan asal – asalan oleh pihak rekanan.

Proyek peningkatan jalan tersebut di duga mark up dan terindikasi korupsi, hasil pantauan jodanews.com di lapangan proyek yang baru beberapa bulan selesai di kerjakan sudah mengalami kerusakan di beberapa titik bagian jalan tersebut, serta kepadatan dan ketebalan proyek peningkatan jalan tersebut di duga tidak sesuai dengan standar yang ada, di mana seharusnya ketebalan peningkatan lapisan bawah(LPB) minimal 10 cm sampai 15 cm namun tidak nampak.

Seperti yang terlihat dengan adanya kerusakan di beberapa bagian jalan dan masih banyaknya tanah merah yang terlihat dan tidak tertutupi oleh agregat matrial jalan tersebut, akibatnya sudah banyak bagian jalan yang di tumbuhi rumput liar serta ada dugaan bahwa tidak adanya pemadatan yang di lakukan dengan menggunakan alat berat.

Menurut penuturan salah seorang warga Desa Mekar Sari yang berada di lokasi tersebut mengatakan, hampir setiap hari dirinya dan warga di sini melewati jalan ini dan seingatnya , dirinya tidak pernah melihat adanya pemadatan jalan ini yang menggunakan alat berat, entah kalau di bagian jalan yang lainnya. Tapi seperti yang kita lihat bersama dari persimpangan jalan yang mau masuk ke sini saja jalannya sudah seperti itu tidak padat dan sangat tidak enak kalau di lalui kendaraan roda dua apalagi kendaraan roda empat.

“Terlihat di ujung sana sudah banyak yang di tumbuhi rumput liar serta agregat matrealnya sangat tipis sekali, saya rasa ketebalannya tidak sampai 10 cm dan masih kelihatan tanah merah, akibatnya sudah banyak jalan yang mengalami kerusakan kalau di lalui oleh kendaraan roda empat seperti yang kita lihat sekarang ini,”katanya.

Lanjutnya, Diduga proyek peningkatan jalan ini mark up dan terindikasi korupsi serta adannya dugaan pengurangan volume agregat yang di lakukan oleh pihak rekanan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan memperkaya diri sendiri.

“Kami sangat berharap supaya Bapak Bupati OKU dan para penegak hukum bisa memanggil dan memeriksa orang orang yang terlibat dalam proyek ini, supaya hal semacam ini tidak terjadi lagi”,ungkapnya.

Sementara sampai berita ini di turunkan belum ada pihak PU Bina Marga OKU yang dapat di konfirmasi.(Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here