Home HL Niat Bantu Teman Kesusahan, Shella Malah Ketipu Rp400 Juta

Niat Bantu Teman Kesusahan, Shella Malah Ketipu Rp400 Juta

147
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Sial dialami Shella (31), warga Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang. Pasalnya, ia harus mengalami kerugian Rp400 juta setelah tertipu oleh FM (31) dengan modus ikut Pialang Saham.
Lantaran tak terima atas kejadian ini, membuat korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (8/3/2018).
Dihadapan petugas Shella menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya yang saat itu sedang berkunjung dirumahnya FM (31), warga Jalan Perwari Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) Palembang. Dimana, saat itu terlapor dengan muka memelas meminta tolong untuk meminjamkan modal uangnya untuk mengikuti pialang saham di perusahaan FM bekerja.
“Kejadiannya 2015 yang lalu pak. Saat itu dia minta tolong kepada saya sampai menangis-nangis. Kalau tidak katanya mau dipecet. Karena saya kasian makanya, saya langsung bantu dia Rp100 juta untuk Pialang saham. Katanya, saya akan mendapatkan keuntungan 10 persen setiap bulannya, ketika saya mengikuti dia,” ujar Shella yang didampingi oleh kuasa hukumnya Edwarsyah.
Lanjutnya, setelah uang tersebut diberikan ternyata dirinya sulit berkomunikasi dengan FM. Jangan untung yang didapat, uang yang dipinjamkan Shella kepada FM pun tak kunjung kembali.
“Kalau ketemu katanya acount saya itu kosong, jadi minta di top up dana lagi,” terangnya.
Kasian terhadap temannya tersebut, secara bertahap Shella men top up dana ke rekannya tersebut. Hingga totalnya mencapai sekitar Rp400 juta. Setelah ia memberikan uang tersebut, ternyata tak ada kejelasan dari FM.
“Katanya acountnya kosong lagi, sayakan tidak tahu cara bermain dia itu. Saya hanya mencari itikad baiknya ya. Saya hanya ingin uang saya itu kembali, tapi kalau begini caranya saya terpaksa lapor,” keluhnya.
Bahkan Shella pun mengaku, ia bukanlah korban satu-satunya atas apa yang dilakukan  FM. Namun, masih ada beberapa orang lain turut menjadi korban FM dengan kerugian mencapai lebih dari Rp 1,3 Miliar.
“Komunikasi juga sekarang sudah tidak jelas. Saya duluan melapor ini, korban-korban lainnya juga pasti akan melapor. Saya harap polisi bisa bertindak tegas,” kata Shella.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Polresta Palembang, Iptu Samsul membenarkan laporan tersebut, dan akan segera ditindaklanjuti.
“Laporan korban sudah kita terima dan akan diproses,”tukasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here