Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Pelaku jambret bermotor kini semakin berani. Tak hanya beraksi di malam hari, tapi juga nekat beraksi di siang bolong. Seperti kejadian hari ini, Senin (26/2/2018) sekitar pukul 11.45 WIB di jalan Basuki Rahmat, tepatnya di sebelum kantor Gojek Palembang.
Diketahui korbannya merupakan dua mahasiswi di salah satu Universitas di Kota Palembang. Korban bernama Ayu (18) warga jalan Tebat, Prabumulih dan Adelya (18), warga jalan Brigjen Hasan Kasim, Kecamatan Kalidoni Palembang.
Kejadian terjadi pada saat sepeda motor Honda Vario Tecno BG 5573 IQ warna Putih, yang dikemudikan Ayu membonceng Adelya, melaju di jalan Basuki Rahmat. Namun, Saat melintas di TKP, tiba-tiba datang seorang pelaku yang juga naik sepeda motor, langsung memepet sepeda motor milik korban.
Dengan cepat pelaku merampas ponsel merk Oppo A5 warna Hitam milik Ayu yang ada di sakunya. Spontan Ayu teriak jambret sambil berusaha mengejar pelaku. Para gojek oline dan warga yang melihat kejadian pun, berhamburan untuk mengejar pelaku. Begitu juga korban, ikut melakukan pengejaran. Namun apes, saat di depan ATM BNI Drive Thru samping Mapolda Sumsel, motor korban terbalik.
Keduanya tersungkur ke aspal hingga mengalami luka. Adelya mengalami luka dibagian wajah sebelah kiri. Sedangkan Ayu mengalami luka di tangan kanan dan kaki kiri. Keduanya, lalu dibawa berobat ke Klinik Mapolda Sumsel.
Sementara pelaku jambret, berhasil lolos dari kejaran warga. “Pelakunya satu orang. Pakai sepeda motor warna Hitam,” ujarnya Kuyung (54) salah satu saksi saat berada di TKP.
Korban Ayu mengaku, mereka hendak berangkat bersama ke kampus. Mereka kaget karena aksi pelaku begitu cepat. ” Pelaku tidak merampas tas, tapi pelaku merampas handphone (Hp),”akunya.
Sementara, Dr Ahmad Perwira Kevin yang menangani kedua korban saat dirawat di Poliklinik Mapolda Sumsel mengatakan, korban ada luka memar didekat mata korban Adelya. “Tapi kondisinya baik. Tidak ada luka serius. Keduanya sudah bisa diperbolehkan pulang,”ujarnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo mengatakan dirinya telah memonitor aksi kejahatan penjambretan tersebut. “Silahkan korban buat pengaduannya dan kami akan tindak lanjuti perkaranya,” ujarnya.
Sedangkan Kapolsek Kemuning Palembang, Akp Robert PS, saat dikonfirmasi terkait ada korban jambret yang terjadi di samping Polda Sumsel, mengatakan sampai saat ini belom ada laporan dari korbannya. “Kita harapkan korban membuat laporan ke polsek, agar segera ditindak lanjuti guna mengejar pelakunya,”katanya. (Editor Jon Heri)








