Home HL Dianggap Melanggar, Ketua DPD Golkar Muara Enim Diganti

Dianggap Melanggar, Ketua DPD Golkar Muara Enim Diganti

179
0

Laporan Zoel

MUARA ENIM, Jodanews – Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pergantian Ketua DPD Golkar Muaraenim, Muzakkir Sai Sohar lantaran dianggap melakukan pelanggaran dalam dukungan pilkada Muaraenim.

Pergantian kepengurusan ini tertuang dalam  keputusan DPD Golkar Sumsel nomor: Kep-027 Golkar Sumsel/2018, tentang penunjukkan Plt Ketua DPD Golkar Muaraenim masa bhakti 2016-2021.

Dalam keputusan itu, Golkar Sumsel memutuskan dan menetapkan Medy Basri sebagai Plt Ketua DPD Golkar Muaraenim, sedangkan Yandra Iskandar sebagai Sekretaris dan Ersangkut sebagai bendahara.

Perihal pergantian struktur kepengurusan  DPD Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Muaraenim dibenarkan oleh Bendahara DPD Golkar yang baru, Ersangkut, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/1) sore.

“Itu memang benar karena ketua yang lama telah melakukan pelanggaran pada pencalonan Bupati. Pak Muzakir tidak mau menandatangani SK dukungan yang sudah diberikan oleh DPP,” ungkapnya.

Alasan lain pergantian kepengurusan DPD Golkar Muaraenim yang lama, kata dia, juga sebagai upaya untuk menjaga keamanan selama jalannya pilkada Muara Enim.

“Istri Pak Muzakir juga kan sedang mencalonkan diri, jadi sekaligus untuk menjaga agar tetap ada sikap netral dari Golkar,” imbuhnya.

Masih kata Ersangkut, untuk status status keanggotaan dari pengurus yang lama masih menunggu petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat.

“Selanjutnya kita akan rapat sekaligus mengumpulkan semua ketua kecamatan untuk memberitahukan hasil dari pergantian ini hingga ke tingkat desa,” tutupnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel, Herpanto juga membenarkan perihal pergantian struktur kepengurusan DPD Golkar Muaraenim.

“Itu benar, Muaraenim sudah ada calon yang akan diusung Golkar sesuai amanat dari DPP tapi DPD Muaraenim tidak mau menandatangani SK tersebut. Jadi aksi tersebut kami anggap pelanggaran, seharusnya Ketua DPD Muaraenim bisa menandatangani B2, B3 dan B4 agar calon yang diusung bisa mendaftarkan sebagai Calon Kepala Daerah,” singkatnya.

Dipilihnya Medy Basri sebagai Plt Ketua DPD Golkar Muara Enim, kata Herpanto, sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Medy dipilih karena dia sebagai Korda disana, aturannya juga begitu ketika DPD berhalangan maka bisa diambil alih Provinsi dan ditunjuklah Medy Basri,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here