Home HL Siswa SD Di Kota Palembang Ikuti UAS Ganjil

Siswa SD Di Kota Palembang Ikuti UAS Ganjil

145
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews –  Setelah enam bulan melaksanakan pembelajaran di Semester Ganjil Tahun pelajaran 2017-2018, untuk mengetahui perkembangan hasil belajar siswa selama enam bulan tersebut, seluruh sekolah ditingkat sekolah dasar (SD) yang ada di kota Palembang menggelar Ujian Akhir Semeter (UAS) Ganjil, Senin (4/12).

Seperti yang diungkap Kabid SD Disdik Kota Palembang Bahrin, S.Pd.MM mengatakan, untuk Ujian Semester Ganjil ini materi ujiannya disesuaikan oleh setiap kecamatan masing-masing. Pasalnya kesulitan soal dibagi 2 macam, pertama 75 % soal dari sekolah dan 25 % dari Kelompok Kerja Guru (KKG). “Ya, kalau soal sendiri kita serahkan semua kepada sekolah masing-masing. Perlu diingat untuk soal ini kita bagi sesuai kecamatan masing-masing, mengingat setiap kecamatan sudah dibentuk KKG, jadi sekolah harus tetep berkoordinasi dalam soal tersebut,” katanya.

Lanjutnya, berhubung dalam tahun ini ada 2 metode kurikulum, baik itu Kurikulum KTSP 2006 dan Kurikulum 2013 (K-13). Pastinya kita sesuaikan dengan apa yang siswa dipelajari. “Kita harap apa yang mereka kerjakan bisa meningkatkan kemampuan baik itu materi pengetahuan pelajaran atau pun materi umum,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 143 Palembang Rismawati mengatakan saat ini pihaknya bersama SD lain sedang menggelar ujian pertamanya. Selama seminggu ini sekolah memberikan materi soal sesuai mata pelajaran. “UTS sendiri ditujukan kepada kelas 3, 4, 5 dan 6 mulai dari hari Senin sampai hari Sabtu nanti, sedangkan kelas 1 dan kelas 2, kita sudah liburkan karena mereka sudah terlebih dahulu ujiannya,” katanya.

Dalam pagelaran ujian, Ia membagi 2 kelompok khusus kelas 3, 4 dan 5 mereka sudah menggunakan K-13 jadi soalnya berbentuk tema, dan untuk kelas 6 masih menggunakan sistem mata pelajaran. “Mengenai soal K-13 sendiri materi mata pelajaran harus mencakupi, baik tentang kepribadian, perilaku hidup dan sikap, lain hal dengan Kurikulum KTSP soalnya tidak terlalu sulit dengan soal K-13,” jelasnya.

Untuk soal sendiri memang dari wali kelas masing-masing, namun disini ada KKG, makanya soal dibagi menjadi 75 % soal dari wali kelas dan 25 % lagi dari KKG. “Pastinya setiap kecamatan memiliki soal dan tingkatan yang berbeda-beda, sesuai dengan KKG ditiap kecamatan,” paparnya.

Nilai UAS sendiri sangat mempengaruhi bagi siswa kelas 6, sebab apa yang mereka dapat maka bisa mempengaruhi bagi nilai ijazahnya. “Kita harap semua siswa bisa memiliki nilai yang bagus, dan kedepan kami juga bakal meningkatkan lagi pengimbasan kurikulum K-13 terutama di kelas 1 dan kelas 2,” pungkasnya (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here