Home HL Rodiah Tewas Diduga Karena Pembunuhan

Rodiah Tewas Diduga Karena Pembunuhan

139
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Pihak keluarga Rodiah mempertanyakan tewasnya Rodiah (40) usai diantarkan dua lelaki dan seorang perempuan ke rumahnya di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Berdikari RT 2 RW 1 Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I Palembang.
Ibu tiga anak ini diantarkan ke rumahnya, Kamis (2/11/2017) sekitar pukul 03.00 Wib dini hari. Usai mengantarkan Rodiah, ketiga orang tersebut langsung pergi dengan tanpa memberitahu kondisi Rodiah. Saat di cek keluarga, Rodiah dalam keadaan pingsan dan juga mengalami luka di dahi,  memar di tangan kanan dan kiri dan luka cakaran di bagian perut. namun ketika akan dibawa ke rumah sakit, korban sudah tidak bernyawa lagi.
“Saat diantar, kami sedang tidur. Kami kaget ketika ada yang mengetok pintu dan mengantarkan ibu ke rumah,” ujar anak pertama  korban Dewi (21) ketika ditemui di RS Bhayangkara Palembang.
Dua orang lelaki dan satu perempuan tersebut, hanya menyuruh keluarga untuk membawa Rodiah ke rumah sakit. Tetapi ternyata saat akan dibawa ke rumah sakit, Rodiah sudah tidak bernyawa lagi.
Sepengetahuan Dewi, dua orang lelaki dan seorang perempuan tersebut merupakan teman dari ibunya. Namun, ia tidak mengetahui sejauh mana hubungan antara ibunya dengan kedua lelaki dan perempuan itu.
“Satu diantaranya aku kenal, karena ibu sering sebut Mang Sudir. Dia memang sering antar jemput ibu untuk jualan kopi ke pasar induk Jakabaring. Biasa ibu berjualan kopi di pasar induk mulai pukul 19.00 Wib hingga dan  pukul 07.00 Wib,” ujar mahasiswi semester tujuh Fakultas Ilmu Komputer Unsri Bukit ini.
Namun, sebelum Rodiah diantarkan pulang ke rumah dalam keadaan tak bernyawa, ternyata  Rodiah tidak pergi berjualan kopi di pasar induk Jakabaring. Melainkan Rodiah mengatakan bila akan pergi untuk membayar uang sewa ruko barunya yang nantinya akan ditempati untuk berjualan kopi.
Dirinya mengaku, tidak mempunyai firasat sebelum sang ibu meninggal.  Tetapi, sang ibu selalu berpesan setelah lulus kuliah jangan menikah dulu. Karena, biar bisa mengurus kedua adiknya yang masih kecil.
“Adik aku perempuan masih SMA dan laki-laki baru kelas I SD,” ungkapnya sambil menangis.
Kapolsek SU I Kompol Mayestika didampingi Kanit Reskrim Ipda Alkap ketika ditemui menuturkan, jenazah Rodiah sempat divisum, namun pihak keluarga meminta untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab meninggal ibunya.
“Belum diketahui penyebab tewasnya korban. Sebab kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter yang memeriksa jenazah korban. Memang setibanya di rumah, korban meninggal dunia. Sementara yang tadinya mengantarkan korban, masih dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here