Home HL Polsek Ilir Timur I, Berhasil Meringkus Satu Pelaku Utama Pengeroyokan

Polsek Ilir Timur I, Berhasil Meringkus Satu Pelaku Utama Pengeroyokan

154
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  –  Empat tersangka yang melakukan penganiayaan terhadap empat warga Jalan Mawar Lorong Kenanga RT 02 RW 01 No 133 kelurahan 20 Ilir D IV Kecamtan IT 1 Palembang hingga menyebabkan satu orang warga meninggal.
Korban Medi (30) yang merupakan penjaga malam di kawasan tersebut, mengalami luka tusuk dibagian dada sebelah kiri dan rusuk sebelah kiri, pinggang sebelah kiri, luka bacok lengan sebelah kanan dan kiri tidak dapat tertolong lagi. Ia tewas setelah berupaya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Lokasi kejadiannya berada di Jalan Mawar Lorong Kenanga Kelurahan 20 Ilir DIV Kecamatan IT1 Palembang, Sabtu (28/10/2017) malam. Dari kejadian itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan satu orang pelaku utama sudah kami amankan,” ujar Kapolsek IT I Kompol Edi Rahmat, Minggu (29/10/2017)
Tiga korban lainnya yakni Dedi Efriansyah (37), Erwin Juliansyah (35) dan Aan Mardiansyah (33) yang masih ada hubungan keluarga masih mendapatkan perawatan di RSI Siti Khadijah Palembang. Pengeroyokan yang terjadi di Jalan Mawar ini, berawal dari dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor matic merk honda Beat warna Biru berserempetan dengan orang lain di lokasi kejadian. Sehingga berujung pada keributan.
Karena adanya keributan, korban  Dedi berupaya merelai kejadian tersebut. Namun, kedua pelaku tidak senang dan mengatakan kepada korban bahwa pelaku warga Tangga Buntung. Kurang lebih satu jam, datang empat orang pelaku dengan mengendarai dua motor.
Para pelaku langsung menyerang korban Medi dengan cara menendang. Seorang pelaku langsung menusuk korban Medi menggunakan pisau ke dada sebelah kiri dan rusuk sebelah kiri, pinggang sebelah kiri, lengan sebelah kanan. Mengetahui hal tersebut, keluarga medi mencoba membantu, tetapi mereka juga mengalami hal serupa.
“Barang bukti yang diamankan yakni satu bilah pedang berikut sarung pedangnya. Saat ini Kami masih mendalami peran pelaku lainnya, tetapi pelaku utama sudah kami amankan. Motif kejadian ini, diduga pelaku tidak senang saat dilerai ketika mereka berkelahi,” katanya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here