Home HL Tak Terima Anaknya Telah Dikeroyok, Herman Lapor Polisi

Tak Terima Anaknya Telah Dikeroyok, Herman Lapor Polisi

150
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG – Merasa tidak terima melihat anaknya BB (16) pulang sekolah dengan keadaan muka lebam dan lecet akibat dikeroyok Harinsyah Cs, membuat Herman (62) warga Plaju Palembang melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang bersama anaknya dan dengan ditemani teman anaknya yang melihat peristiwa tersebut. Rabu (16/8/2017).
Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Herman (pelapor,red) menuturkan, kejadian yang dialami anaknya terjadi pada Sabtu (12/8/2017) siang di lorong pegagang depan SMK YPT Plaju Palembang Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang sekitar pukul 13.00 WIB.
Dimana saat itu, BB (korban,red) hendak pulang kerumah setelah dari jam sekolah, namun ditengah perjalanan korban bertemu dengan Hariansyah Cs (terlapor,red). Kemudian tanpa sebab terlapor pun langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kosong secara membabi buta.
” Ya, saya terkejut Pak, melihat anak (BB) saya pulang dengan wajah seperti ini (lebam dan lecet) sambil menangis,”ujarnya.
Melihat hal tersebut, sambungnya. Dirinya pun langsung mempertanyakan perihal apa yang membuat anaknya sampai mengalami seperti ini. Kemudian korban pun mengatakan kalau ia sudah dikeroyok oleh Hariansyah cs saat pulang sekolah. ” Saat itu anak saya pulang sekolah dengan berjalan kaki dengan temannya. Lalu korban pun langsung dihadang oleh enam orang, satu diantara enam pelaku yakni Hariasnyah.” Ujarnya.
Pelapor pun tak terima dengan apa yang telah dialami oleh anaknya, dengan adanya laporan yang ia buat, saya minta pelakunya pun segera dapat ditangkap. ” Saya tak terima, dan berharap petugas dapat menangkapnya,” harapnya.
Ditambahkan BB, kalau dirinya tidak mempunyai masalah dengan terlapor. Dan kenapa terlapor memukuli dirinya secara membabi buta dengan menggunakan tangan kosong. ” Aku dak ada masalah apa-apa Pak, dengan dia. Dan saya langsung dipukuli pakai tangan kosong dan teman-temannya ikut membantu mengeroyok saya,” ujarnya.
Sementara, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya benar telah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporan korban akan kita limpahkan ke Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk diproses lebih lanjut,”ujarnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here