Home HL Diduga Dendam Lama, Penjaga Malam Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Diduga Dendam Lama, Penjaga Malam Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

155
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews  Warga temukan sesosok mayat laki-laki tewas dengan luka bacokan dalam semak semak di Kawasan Jalan Jepang Desa Solok Betutu RT 33 RW 07 Kelurahan Keramasan Kertapati Palembang, Selasa (8/8/2017). Diketahui mayat tersebut bernama Martono (43) seorang penjaga malam depot pasir.

Dai Informasi yang didapat, sebelum ditemukan tewas, dikediaman korban sempat didatangi tamu pada Selasa dinihari sekitar pukul 24.00 Wib. Tanpa ada basa-basi dua orang yang diduga pelaku langsung melayangkan senjata tajam  ke arah korban. Bahkan, Martono sempat kabur untuk menyelamatkan diri usai berapa kali dibacok oleh para pelaku secara membabi buta.

Mengetahui suaminya sempat dibacok pada malam hari,  Yuniarti (42) istri korban melapor ke Polsek Kertapati Palembang untuk mencari korban. Setelah ditelusuri oleh pihak berwajib didapati korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi tubuh dibacok di bagian kepala belakang, luka tusuk di dada sebelah kiri, luka bacok bahu sebelah kanan, siku tangan sebelah kiri, luka tusuk pada dada sebelah kiri dan luka robek pada kaki sebelah kiri.

“Semalam itu ada tamu yang memanggil pakde, tanpa ada curiga suami saya keluar rumah. Setelah dibuka pintu kedua pelaku langsung membacok suami saya,”ujarnya.

Setelah mengalami luka bacok, lantas korban berlari keluar rumah. Kemudian istrinya berteriak meminta tolong. Namun karena dalam keadaan gelap tak ada warga yang keluar rumah dan menolong.

“Waktu dibacok suami saya berlari keluar rumah. Saya minta tolong tak ada yang mendengar teriakannya setelah itu tak tahu lagi. Waktu dicari pagi hari sudah ditemukan dalam keadaan seperti ini suami saya sudah meninggal akibat luka bacokan,”terangnya.

Sementara Kadir (48) warga lainnya mengatakan, warga di sana sempat dihebohkan dengan kabar adanya pembacokan Martono sehingga warga secara bersamaan dibantu Polsek kertapati Palembang melakukan pencarian. Setelah dicari selama berjam-jam, korban akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat dalam keadaan bersimbah darah di semak-semak.

“Kami disuruh pak RT cari korban tapi tidak ketemu. Setelah saya mau pulang melihat sesosok mayat ternyata Martono sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” bebernya.

Sementara Kapolsek Kertapati, AKP Deli Haris melalui Kanitreskrim M Uzir membenarkan, dimana pembunuhan ini diduga ada masalah dendam lama karena korban menangkap keluarga pelaku yang melakukan aksi pencurian di tempatnya bekerja, sehingga menyebabkan keluarga pelaku masuk penjara.

Tak senang dengan perlakuan korban yang telah menjebloskan keluarganya ke penjara pelaku melakukan aksi balas dendam. Untuk saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

“Kita sedang melakukan penyelidikan terhadap pelakunya dan akan segera menangkap pelaku,”ujar Deli. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here