Home HL Personel Baru Masuk Kodam II/Sriwijaya Dibekali Ilmu Teritorial

Personel Baru Masuk Kodam II/Sriwijaya Dibekali Ilmu Teritorial

131
0

Laporan Abiyasa / Penrem 044/Gapo

PALEMBANG, Jodanews Se- banyak 37 orang personel Abituren Secaba Reguler tahun 2017 yang baru masuk satuan Kodam II/Sriwijaya mengikuti pembekalan teritorial dan pengetahuan Upsus Pajale bertempat di Markas Korem 044/Garuda Dempo (Gapo), Selasa (25/7/2017).

 Pembekalan teritorial dan pengetahuan Upsus Pajale dilaksanakan mulai tanggal 24 Juli 2017 dengan materi teori maupun praktek di lapangan.   Dengan pembekalan ini diharapkan para personel yang baru masuk ke jajaran Kodam II/Sriwijaya mampu melaksanakan tugas teritorial dengan baik, adapun materi pembekalan pembinaan teritorial adalah pengetahuan Binter, organisasi dan tugas satuan kewilayahan (Korem, Kodim dan Koramil),  kemampuan teritorial, pengumpulan data teritorial, Intelijen teritorial, pengetahuan pembinaan pramuka, UU RI No. 34 tahun 2004 tentang TNI, PPBN, bicara efektif, MPP (Metode Pemecahan Permasalahan) sikap teritorial, Metode Binter (Bhakti TNI, Binkonsos dan Bintahwil), Laporan berkala teritorial, pembentukan peta jarak jaring teritorial, Tabulasi data teritorial, Balatkom, Netralitas TNI dan SJM Teritorial serta materi khusus membantu program pemerintah dalam Swasembada Pangan yaitu program Upsus Pajale (Upaya khusus padi, jagung dan kedelai).

Dalam penyelenggaraan pembekalan teritorial anggota baru yang akan memasuki satuan Komando Kewilayahan jajaran Kodam II/Sriwijaya ini dipilih Korem 044/Gapo sebagai pelaksanaan kegiatan pembekalan teritorial. Personel baru tersebut mayoritas dari satuan tempur yang masih minim tentang pengetahuan teritorial, untuk itu perlu pembekalan teritorial sehingga saat bertugas di satuan Komando Kewilayahan nantinya diharapkan langsung bisa menyesuaikan dengan tugas sebagai aparat teritorial.

Pembekalan tersebut bertujuan untuk membekali para prajurit dengan ilmu teritorial karena satuan Komando Kewilayahan sangat berbeda dengan satuan tempur tempat para peserta berasal, bila satuan tempur lebih banyak berlatih bagaimana caranya menghancurkan lawan, maka disatuan Komando Kewilayahan dirubah bagaimana cara mendekati masyarakat dengan senyum dan menghilangkan kesan kaku dari satuan tempur.

 Kepala Seksi Teritorial Korem 044/Gapo Letkol Inf Feridian Prabawa, S.H., M.H. saat mengambil apel menyampaikan agar para peserta pembekalan benar-benar memahami materi  pembekalan yang disampaikan oleh pembina, karena hal ini sangat bermanfaat  untuk membekali diri personel  yang  masuk satuan Komando Kewilayahan.

 “Seorang Babinsa akan mengembangkan tugas pembinaan kedalam bagi anggota Koramil serta pembinaan terhadap masyarakat sebagai obyek pembinaan teritorial, personel teritorial harus mempunyai dasar ilmu atau pengetahuan tentang Binter yang akan dijadikan sebagai acuan atau pedoman dalam bertindak atau mengambil keputusan”, terang Kasiter. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here