Home HL Tersangka Jambret Nyaris Tewas Dihajar Massa Setelah Terjatuh Dari Motor

Tersangka Jambret Nyaris Tewas Dihajar Massa Setelah Terjatuh Dari Motor

153
0

Laporan Meida Sari

PALEMBANG,Jodanews – Akibat melakukan jambret kalung emas milik korban Desi Wati (40) warga KH Azhari 13 Ulu Palembang, membuat Hermansyah nyaris tewas dihajar massa sedangkan temannya Rudiansyah (DPO) berhasil menyelamatkan diri dari amukan massa yang sudah marah akibat ulah kedua tersangka.

Perbuatan tersangka ini, sangatlah nekat ingin merampas kalung emas milik Desi Wati. Dimana saat dirinya duduk di teras depan rumahnya di Jalan KH Azhari RT 6 RW 5 Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II, Palembang. Tiba-tiba salah-satu pelaku, bernama Hermansyah yang berusaha kabur akhirnya tertangkap oleh masyarakat dan di hakimi massa di Jalan KH Azhari Lorong A Kadir. Senin (19/6/2017) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Ratusan masyarakat yang kesal karena ulahnya, langsung melemparkan bogem mentah kepada pelaku hingga babak belur. Beruntung, Babin 13 Ulu, Aiptu Iqbal yang datang ke lokasi langsung mengamankan dan mengirim pelaku ke RS Muhammadiah.

“Dia ini bisa tertangkap karena jatuh dari motor dan tidak menguasai jalanan di sekitar sini,” tutur Aiptu Iqbal, Babin 13 Ulu.

Kanit Reskrim SU II, Ipda Novel yang langsung datang ke lokasi dan menyusul pelaku ke RS Muhammadiah membenarkan tentang kejadian itu. “Dia ini sempat dipukuli massa dan langsung dilarikan kesini,” terangnya.

Sementara itu, Korban Desi Wati (40), warga yang tinggal di Jalan KH Azhari RT 6 RW 5 Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II Palembang mengaku saat itu dirinya sedang duduk di teras rumahnya menjaga gas LPG 3 kg jualan miliknya.

“Aku lagi duduk, terus dia itu ngusali aku untuk mengambil kalung emas aku,” imbuhnya seraya menyebut kalung emas satu suku miliknya.

Sontak saja, dirinya pun sempat melawan dan berteriak maling. “Kebetulan saat kalung ditariknya jatuh ke dalam BH aku, sampai baju aku sobek ditariknya,” lanjutnya seraya menyebut sementara warga yang mendengar teriakannya pun sudah mendekat.

Wiwin, salah-seorang saksi mata mengaku pelakunya terdiri dari dua orang dan berboncengan motor. “Dua orang masuk kedalam pagar rumah, dia langsung lari dan dikejar oleh warga,” akunya.

Pelaku yang dibonceng motor berhasil kabur karena masyarakat ketakutan lantaran pelaku tersebut sempat menunjukkan pistol yang ada di pinggangnya.

Sedangkan seorang pelaku lagi yang membawa motor, besenggolan dengan becak sehingga kesulitan mengeluarkan motornya. Dirinya pun berhasil diamankan warga di Lorong A Kadir.

Dari pengakuan tersangka di UGD RS Muhammadiah, Hermansyah yang tinggal di Jalan Tembok Batu mengaku baru sekali melakukan perbuatan itu.

“Baru satu kali Pak, saya melakukannya dengan teman saya Rudiansyah yang berhasil kabur pak,”katanya. (editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here