Laporan Penrem 044/Gapo
PALEMBANG, Jodanews – Bertempat di kolam ikan Desa Duren Hijau Kec. Mariana Kab. Banyuasin, lagi-lagi Korem 044/Gapo yang diwakili Kasiops Korem 044/Gapo Mayor Inf Andik Siswanto, S.IP., M.IPOL. melakukan penebaran BIOS 44 di kolam ikan yang kurang produktif karena kondisi Ph tanahnya rendah (keasaman cukup tinggi), Rabu (7/6/2017).
Menurut Andik penebaran BIOS 44 dilokasi kolam ikan ini merupakan tindak lanjut dari pantauan lebih awal yang dilaksanakan Danrem 044/Gapo, Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. beberapa waktu lalu dimana melihat kondisi air dan tanah yang kurang baik untuk pengembangan budidaya ikan yang dinilai hasilnya kurang maksimal, dimana setelah dilakukan penelitian ternyata hanya kurang dari 3.
“Kita coba dengan menggunakan BIOS 44 agar kondisi air dan tanah bisa kembali baik dan normal sehingga hasil budidaya ikannya dapat maksimal,” ujarnya.
Dijelaskannya BIOS 44 merupakan hasil inovasi yang dilakukan Korem 044/Gapo sejak awal tahun 2016, dimana pada awalnya BIOS 44 diciptakan untuk dipergunakan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sering terjadi di wilayah Sumsel khususnya lahan gambut. Setelah berhasil untuk penanggulangan kebakaran, kini terus dikembangkan pada sektor lain diantaranya lahan pertanian, perkebunan dan perikanan untuk membantu meningkatkan produktifitas, yang mana BIOS 44 adalah gabungan mikroorganisme yang dapat meningkatkan Ph tanah untuk menjaga ekosistemnya.
“Setelah kita kembangkan ditempat lain, saat ini kita akan mencoba menggunakan Bios 44 di lahan perikanan milik Bapak Adai di Desa Duren Hijau Kec. Mariana Kab. Banyuasin,” katanya.
Lebih lanjut Kasiops Korem 044/Gapo menyampaikan dilokasi kolam ikan seluas 225 M2 di Desa Duren Hijau sengaja kita tebar BIOS 44 yang kita harapkan lahan perikanan ini terjaga secara baik ekosistemnya serta lingkungan sehingga dapat meningkat hasil produktifitasnya dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Editor Jon Heri)








