Home HL Kesal Sering Dihina Sama Rekan Kerjanya, Musani Bacok Romi

Kesal Sering Dihina Sama Rekan Kerjanya, Musani Bacok Romi

133
0
Laporan Meida Sari

PALEMBANG, Jodanews  – Lantaran kesabaran sudah habis dan tak tertahankan lagi membuat Musani (26) Warga Jalan Ajariah Lorong Kemasan Kecamatan SU I Palembang, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli angkut kelapa ke tongkang di Pasar 16 Ilir Palembang, akhirnya nekat membacok teman satu kerjanya bernama Romi. Akibatnya korban harus dilarikan kerumah sakit.

“Dia itu setiap hari selalu seenaknya menyuruh-nyuruh aku. Kadang dia memukul kepala aku dan kadang menendang aku, serta seenaknya memerintahkan untuk mengangkut kelapa. Padahal, kami itu sama-sama kerja tetapi dia selalu seenaknya sama aku,” ujarnya saat diamankan di Polsek IT I Palembang, Sabtu (3/6/2017).
Pembacokan terhadap korban Romi, dilakukan Musani setelah dirinya kesal karena temannya tersebut sering menghinanya di depan orang ramai. Terlebih kalau tidak mau menuruti apa yang dia suruh. Selain menghina, ia juga mencekik dan mencolok mata Musani. Dari itulah, Musani kehilangan kesabaran terhadap temannya.
Tanpa banyak bicara lagi, ia mengambil parang yang biasa digunakan untuk membersihkan kelapa sebelum dimasukan ke dalam tongkang. Dengan menggunakan parang itulah, Musani membacok korban beberapa kali sebelum dipisahkan bos mereka.
“Setelah aku membacok korban, parang yang digunakan untuk membacok Romi langsung dirampas bos lalu dibuang bos ke sungai. Kata bos, parang ini kalau tidak dibuang nanti Romi akan membalas bacok ke aku,” ungkapnya.
Setelah membacok korban, ia pun tidak kabur kemana-mana karena sudah diamankan sang bos. Sedangkan korban Romi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas luka bacokan di bagian kepalanya.
Sementara Kapolsek IT I Palembang Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap menuturkan, tersangka diamankan setelah melakukan pembacokan terhadap rekan satu kerjanya. Pembacokan ini, dilatar belakangi karena tersangka yang selalu dihina dan dianiaya oleh korban. Dari itulah, tersangka yang merasa sudah kesal hingga melakukan pembacokan terhadap korban.
“Karena lokasi kejadiannya berada di perairan, sehingga tersangka kami limpahkan kepada Sat Polair Polresta Palembang. Untuk barang bukti parang yang digunakan untuk membacok korban, sudah dibuang ke sungai,” katanya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here