Home HL Progam Bupati Satu Desa Satu Ambulance, “Belum Terwujud”

Progam Bupati Satu Desa Satu Ambulance, “Belum Terwujud”

284
0

Laporan : Iman Santoso

MUSI RAWAS jodanews.com- Satu dari sembilan Program kerja Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud dan wakilnya Hj. Suwarti (Ramah Berarti) saat kampanye beliau adalah program bantuan mobil Ambulance satu desa satu mobil ambulance nampaknya lambat untuk di realisasikan. Pasalnya dari 186 Desa dan 13 kelurahan yang ada di Musi Rawas, baru beberapa desa saja yang memiliki mobil ambulance, menurut beberapa sumber dari pemberitaan awak media jika di tahun 2022 ini 35 Desa akan memiliki Ambulance. Namun pengadaan mobil ambulance untuk setiap Desa di Kabupaten Musi Rawas pun menuai kritik dari warga dan di keluhkan oleh sejumlah pemerintah Desa.

Janji kampanye saat pilkada, yang seharusnya pemerintah Desa mendapatkan bantuan mobil dari Pemkab Musi Rawas, namun dalam realisasinya justru program tersebut dalam pengadaannya justru dikembalikan kepada pemerintah Desa. Dimana Desa yang ingin memiliki mobil ambulance justru harus menganggarkan sendiri pengadaan atau pembelian mobil Ambulance tersebut dari Dana Desa.

Hal tersebut terkuak dari hasil penelusuran awak media saat menggali informasi dari pengadaan mobil Ambulance di sejumlah Desa, yang di gadang-gadang merupakan mobil ambulance program Bupati Musi Rawas.

Salah satu kepala Desa J Ngadirejo Edi yang sempat di temui awak media beberapa waktu lalu saat dimintai komentarnya mengatakan, jika di Desanya sampai bulan Mei 2022 ini, Desanya belum menerima bantuan mobil Ambulance.
“Kalau mobil Ambulance kami belum dapat, namun di Desa lain itu sudah ada yang punya, tetapi pengadaannya diambil dari Dana Desa” ungkap Edi.

Saat di tanya terkait penganggaran Mobil Ambulance pada dana Desa di Desanya, kepala Desa tersebut menjelaskan, jika dirinya belum menganggarkan terkait pengadaan bantuan Mobil Ambulance
“Kalau kami belum menganggarkan, mungkin tahun depan. untuk tahun ini belum,” ucap Edi.

Ditempat terpisah, beberapa masyarakat mengomentari terkait pengadaan Mobil Ambulance yang telah ada di sejumlah Desa, “Ya harusnya kalau mobil ambulance itu salah satu program Bupati Musi Rawas Jangan gunakan Dana Desa Untuk membeli Ambulance nya, aneh saja program Bupati apa program Pak Kades, jadinya. harusnya Dana Desa bisa di gunakan untuk peningkatan infrastruktu,” ujar Ratno salah satu masyarakat.

Lebih lanjut Ratno mengatakan, jika mobil Ambulance itu adalah realisasi program Bupati, seharusnya pemerintah daerah melalui dinas terkait (Dinkes-Red) yang menganggarkan pengadaan mobil Ambulance tersebut.
“Program Ambulance harusnya di ambil dari dana APBD, pemerintah menyediakan mobil Ambulance nya lalu diberikan kepada Desa, itu yang lebih bagus” ucap Ratno.

Sementara itu Plt kepala dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Maya saat disambangi wartawan ini di kantornya, kata pegawainya bernama Edwar ibu tidak berada ditempat. dan menanyakan maksud kedatangan kami untuk menemui kadis, dijawab media ini, untuk menanyakan pengadaan mobil Ambulance. dan dijawab oleh Edwar bahwa pengadaan mobil Ambulance tidak dianggarkan disini, coba tanya di Sekretariat Bagian Umum.

Saat ditanya di Bagian Umum melalui Andi bahwa untuk pengadaan mobil Ambulance tahun ini (2022) tidak ada.
” Dari tahun 2021-2022 sampai saat ini bagian umum tidak menganggarkan untuk pengadaan mobil Ambulance tersebut,” jelas Andi. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here