Home HL Tahap Pertama, Pembangunan RSUD Muara Beliti Telan Dana 28,5 Milyar

Tahap Pertama, Pembangunan RSUD Muara Beliti Telan Dana 28,5 Milyar

150
0

Laporan : Iman Santoso

MUSI RAWAS, jodanews.com- Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Beliti yang berlokasi di Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas awal bulan Oktober 2021 mulai dikerjakan oleh pihak rekanan. dan selesai pengerjaan pembangunan RSUD tersebut akhir bulan Desember 2021. menelan dana Rp. 28.548.982.000,- (Dua Puluh Delapan Milyar Lima Ratus Empat Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Dua Ribu Rupiah) berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Rawas (Bangub). Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala dinas PU CKTR-P Kabupaten Musi Rawas Ardi Irawan, ST saat diwawancarai Wartawan Jodanews. Com diruang kerjanya, Kamis (2/12/21).
” Ya memang benar pembangunan RSUD Muara Beliti sekarang lagi kita kerjakan. Proyek tersebut di kerjakan oleh PT Wijaya Perdana dengan masa pengerjaan 102 hari, ” ungkap Ardi.

Lebih lanjut Ardi mengatakan, Pembangunan RSUD Muara Beliti itu dibangun lima lantai. untuk sekarang ini pengerjaannya sudah mencapai 70%, tetapi pengerjaannya hanya sampai tegak payung (ngatap).
“”Pengerjaan Pembangunan RSUD untuk tahun 2021 ini hanya sebatas tegak payung (ngatap) dan instalasi rawat inap atau rawat jalan. sedangkan untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) nya belum, karna dananya tidak mencukupi sampai selesai. Insya Allah awal tahun 2022 nanti pengerjaannya akan kita lanjutkan kembali sampai selesai, karna Musi Rawas akan kembali mendapat bantuan gubernur Sumsel, sekitar Rp.40- 50 Milyar. jadi total dana keseluruhan untuk pembangunan RSUD tersebut sampai selesai sekitar Rp. 80 Milyar, ” jelas Ardi.

Masih dikatakan Ardi, kenapa RSUD Muara beliti ini dibangun, karna rencana kedepannya RS Sobirin itu akan dikelola oleh Provinsi. dan RS Umum Dhuafa kedepannya nanti akan digunakan husus untuk RS Pecandu narkoba, RS Paru serta RS Jiwa, jadi peruntukannya lebih untuk melingkupi daerah Musi Rawas, Muratara dan Kota Lubuklinggau.
” Sehingga kalau mau rujukan tidak perlu lagi ke Palembang, ” pungkasnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here