Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews – Bocah sekolah dasar (SD) mendadak Hilang. Korban bernama Nurfadila Putri (8) yang hilang pada Jumat (19/5/2017) lalu membuat keluarga bingung. Hingga pencarian dibantu Rt dan warga, akan tetapi tidak ditemukan. Selama dua hari menghilang, akhirnya Nurfadila ditemukan di dalam karung sudah tidak bernyawa lagi, dengan kondisi di dalam karung dan tangan terikat. Korban ditemukan dirumah Jamilah (50), Jalan Ki Marogan Lorong Aman, Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang. Sabtu (20/5/2017).
Sadisnya lagi, Nurfadila ditemukan tanpa mengenakan celana. Diduga, Nurfadila sudah menjadi korban pembunuhan disertai dengan tindakan kekerasan seksual. Diduga, pelaku pembunuhan dan pemerkosaan yang menimpa Nurfadila dilakukan tetangganya sendiri yakni Ican yang juga sempat ikut mencari ketika Nurfadila hilang.
Kakek korban Mashud (63) ketika ditemui di RS Bhayangkara Palembang menuturkan, korban seperti biasa bermain di sekitar rumah bersama anak-anak seusianya. Tetapi, saat Jumat itu korban sama sekali tidak pulang ke rumah sehingga keluarga dibantu warga melakukan pencarian. Namun, korban tetap tidak ditemukan.
“Cucu saya itu ditemukan Andre yang merupakan cucu dari Jamilah. Saat ditemukan korban sudah tidak lagi bernyawa, jadi Andre berteriak sehingga warga termasuk saya datang. Jarak rumah saya dengan rumah Jamilah itu tidak jauh, sekitar lebih kurang 10 meter,” ujarnya.
Saat ditemukan, kondisi Nurfadila sangat mengenaskan. Ia berada di dalam karung dengan tangan terikat dan tanpa mengenakan celana. Diduga, Nurfadila sudah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh cucu Jamilah bernama Ican.
“Ican sudah kabur entah kemana, Dia itu pasti yang melakukannya, karena dia itu penjahat. Ican itu baru keluar dari penjara satu minggu dan tinggal di rumah neneknya. Ketika cucu saya hilang, Ican juga ikut mencari. Sekarang cucu saa sudah ketemu Ican tidak ada lagi di rumah neneknya itu,” ujar Mashud.
Kasus pembunuhan dan dugaan kekerasan seksual terhadap Nurfadila Putri (8), langsung dilakukan penyelidikan dari Polsek Kertapati Palembang dibantu Polresta Palembang.
Kanit Reskrim Polsek Kertapati Ipda M Huzair ketika ditemui di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang menuturkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, saat ditemukan korban dalam kondisi berada di dalam karung dengan tangan terikat dan tanpa mengenakan celana.
Korban sengaja disimpan pelaku di bawah ranjang yang diduga merupakan ranjang milik pelaku. Penemuan korban, bermula saat Andre yang merupakan cucu Jamilah memeriksa di bawah tempat tidur dan akhirnya menemukan korban.
“Ada satu orang yang kami dicurigai berinisial I yang tidak lain adalah tetangga korban. I ini tinggal bersama neneknya di rumah tersebut dan sekarang I menghilang dan kami masih melakukan pengejaran terhadap I,” ujarnya.
Dari lokasi, diamankan barang bukti berupa celana dalam milik korban, tali rapia untuk mengikat tangan korban dan karung. Saat ditemukan, korban berada di dalam karung, tetapi tetap mengenakan baju namun tidak mengenakan celana dalam.
“Kami masih menunggu hasil visum yang dilakukan tim dokter RS Bhayangkara, apakah korban juga menjadi korban kekerasan seksual atau tidak,” jelasnya.
Sementara itu, Dr Indra Spf, RS Bhayangkara Palembang mengatakan dari hasil visum ditubuh korban ditemukan luka dibagian kepala, memar dibagian pipi sebelah kiri, perut sebelah kiri, akibat benda tumpul. Selain itu di alat kelamin dan anus korban juga terdapat luka robek. Yang diduga bekas kekerasan asusila.
“Saat ini kita masih menunggu hasil dari laboratorium, apakah korban ini memang korban pemerkosaan atau bukan, “jelasnya. (Editor Elan)









