Home HL Semangat Gotong Royong Langkah Awal Membangun Komitmen Antar Pemerintah dan Masyarakat

Semangat Gotong Royong Langkah Awal Membangun Komitmen Antar Pemerintah dan Masyarakat

186
0

Laporan Kholik

PALEMBANG, Jodanews – Untuk menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih, Walikota Palembang Harnojoyo mengutamakan pembenahan mental yang dimulai dari hal-hal sederhana. Salah satunya adalah menanamkan komitmen pada setiap jajarannya, dalam setiap program kerja yang dilaksanakan.

Dimana gotong royong dan safari subuh, adalah langkah awal untuk membentuk manusia yang bertanggung jawab dan berbudaya.

“Semangat gotong royong adalah langkah awal membangun komitmen antara Pemerintah dan masyarakat. Jadi, jika kita sudah bisa membangun budaya, maka apa yang menjadi keinginan, dapat dilaksanakan dengan mudah,” jelasnya usai pelaksanaan upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA)  ke-XXI di Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (25/4).

Untuk sistem administrasi yang akan dilakukan, Harnojoyo mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang saat ini fokus untuk kesejahteraan rakyat melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih, dengan mengembangkan elektronik goverment.

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang semakin canggih, pengembangan elektronik goverment melalui pengembangan Smart City, akan menjadi tata kelola pemerintahan yang terintegrasi.

“Sesuai dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), setiap daerah wajib meningkatkanntata kelola pemeritahannya, untuk mewujudkan pelayanam terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Harnojoyo menerangkan, saat ini Smart City yang sudah digadang-gadangkan Pemkot Palembang sejak 2015 lalu, sudah memasuki tahap pengerjaan.

Beberapa sistem aplikasi sampai ruang pengawasan, rencanamya akan selesai pada akhir 2017 mendatang. Dimana, Smart City ini siap menjadi sarana bagi masyarakat dalam mengakses informasi.

“Nantinya aplikasi perkotaan yang telah terjamah teknologi komunikasi pintar dapat mengatur  tata kelola pemerintahan, asset aset pemerintah, dan menjalankan fungsi pelayanan. Artinya, dengan memanfaatkan teknologi Smart City ini akan mempermudah masyarakat mengakses informasi,” tuturnya.

Harnojoyo berharap, dengan semakin berkembangnya sistem informasi ini. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mendorong kualitas pelayanan publik, demi tericotanya kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Sementara, dua program yang diusung saat ini yakni gotong-royong dan sholat subuh, setidaknya menjadi salah satu nilai tambah untuk Pemkot Palembang dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Saat ini ada 542 daerah otonomi, di-34 Provinsi dan 93 kota. Berdasarkan evaluasi kinerja terhadap laporan penyelenggaraan pencapaian kinerja ada yang tinggi dan ada yang rendah. Pemkot Palembang sendiri diwajibkan meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan potensi sumberdaya yang ada,” imbuhnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here