Laporan Regen
PALI, Jodanews – Sekretaris Daerah (Sekda) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Robby Kurniawan secara resmi meluncurkan mobil Sistem Adminitrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) keliling, di halaman kantor UPTB Samsat Kabupaten PALI Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi, Senin (17/4).
Peresmian mobil Samsat keliling disaksikan kepala Bidang (Kabid) Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel, Hj Dra Neng Muhaibah MM, sejumlah kepala OPD dan Kapolres Muara Enim diwakili dari Polsek Talang Ubi.
Kabid Pajak Bapenda Provinsi Sumsel, Hj Dra Neng Muhaibah mengatakan bahwa mobil Samsat Keliling (Samling) ini merupakan bantuan dari provinsi Sumsel melalui Bapenda untuk dioperasionalkan diwilayah Kabupaten PALI, dalam memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor atau alat berat.
“Gubernur Sumsel sangat intens untuk meningkatkan pendapatan daerah. Untuk mendukung itu, kita luncurkan mobil Samsat Keliling atau Samling agar masyarakat mudah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor atau pajak kendaraan alat berat,” ungkapnya.
Dijelaskannya bahwa dari hasil pajak daerah yang dipungut provinsi akan dikembalikan lagi ke kabupaten.
“Pajak kendaraan,30 persennya kembali ke kabupaten. Oleh sebab itu,kami menyampaikan pesan Gubernur dan kepala Bapenda provinsi Sumsel agar pemerintah daerah PALI agar mendukung peningkatan pendapatan daerah.Dan dengan adanya mobil Samling ini diharapkan masyarakat yang jauh dari kantor UPTB bisa menyelesaikan pembayaran pajak kendaraan bermotor di mobil Samling yang nantinya akan turun ke daerah-daerah yang ada di kabupaten PALI,” jabarnya.
Sementara itu, Sekda Pemkab PALI, Robby Kurniawan, mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi Sumsel terhadap Pemkab PALI.
“Mobil Samling ini milik Pemprov untuk dioperasionalkan di Kabupaten PALI, agar mempermudah masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Tentunya kami di pemerintah kabupaten PALI akan mendukung penuh dalam meningkatkan pendapatan disektor pajak,” ujarnya.
Sekda juga menginginkan agar sektor pajak yang merupakan salah satu modal biaya pelaksanaan pembangunan serta penyangga utama kegiatan pembangunan bisa terus meningkat.
“Saat ini saja, Kabupaten PALI meski masih berusia empat tahun,tetapi APBDnya telah melampaui Empat Lawang bahkan kota Prabumulih. Kami pun menginginkan sektor pajak bisa terus meningkat, untuk mewujudkan pembangunan di PALI terus ditingkatkan. Dan bukan hal yang tidak mungkin,apabila pajak meningkat, PALI kedepan akan bisa sejajar dengan Kabupaten/kota yang ada di Sumsel,” katanya. (Editor Jon Heri)








