Home HL Seorang Siswi SMKN di Palembang Nyaris Menjadi Korban Penculikan

Seorang Siswi SMKN di Palembang Nyaris Menjadi Korban Penculikan

158
0
Laporan Meida Sari

PALEMBANG, Jodanews  – Tak disangka nasib yang dialami TA (16) seorang siswi Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 7 Palembang KM 7 Palembang. Pasalnya, seusai pulang sekolah pelajar,  yang merupakan warga Perindustrian 1 Komplek Sukarami Indah ini nyaris menjadi korban penculikan.  Bahkan korban pun sempat mengalami penganiyayan oleh pelaku.

Namun beruntung korban bisa berhasil melarikan diri dari pelaku penculikan dan langsung menghubungi pihak keluarganya memberitahukan kalau dirinya nyaris menjadi korban penculikan. Mengetahui hal tersebut keluarga korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib.
Kepada petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang korban didampingi kerabatnya menuturkan, kejadian bermula ketika korban hendak pulang sekolah, Kamis (16/3) sekitar pukul 14.30 wib. Kemudian, ketika berada didepan gerbang sekolah ada mobil Panter berwarna putih menghampirinya. Lalu, ada beberapa orang keluar dari mobil tersebut dan mengajaknya untuk masuk ke mobil sembari mengancam dirinya.
“Mereka bilang kalau saya tidak ikut dan masuk kedalam mobil orang tua saya akan dibunuh. Karena saya takut lalu saya masuk kedalam mobil. Saat masuk didalam mobil sudah ada dua wanita dan tiga pria. Lalu, saya dijambak pak dan diancam pakai sajam sama wanita yang badannya penuh tato sambil diancam kalau coba lari akan dibunuh,”terangnya.
Lanjutnya, selama di perjalanan salah satu pelaku juga sempat mengirimkan sms kepada keluarganya agar tidak usah menjemput dirinya, karena hendak pergi kerumah teman. Namun, saat mobil kawanan pelaku berhenti untuk membeli minuman di dekat rumah susun dekat PIM, dia bisa keluar dari mobil dan berhasil melarikan diri.
“Saat pelaku mampir untuk membeli minum saya diam-diam langsung keluar pak dari mobil dan langsung berlari menuju arah belakang IP dan menghubungi keluarga saya,”ungkapnya.
Sementara itu, Paman Korban yakni Alex menambahkan, pihaknya mengetahui saat ibu korban berteriak histeris dari dalam rumah karena keponakannya sudah menjadi korban penculikan sehingga membuat dirinya datang untuk menjemput dikawasan IP.
“Saat kami jemput dia kebingungan dan takut. Tapi Alhamdulilah ada warga yang menolongnya disana,”ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIK MH mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan sudah dimintain keterangan oleh petugas unit PPA. “Anggota sedang melakukan penyelidikan dilapangan untuk menangkap para pelaku,”tukasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here