Home HL Apdesi Muba Berharap Program ADD Fisik Diberlakukan Kembali

Apdesi Muba Berharap Program ADD Fisik Diberlakukan Kembali

128
0

Laporan Cindra

MUBA, Jodanews – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berharap program Alokasi Dana Desa (ADD) untuk fisik agar diberlakukan kembali seperti sebelumnya, karena itu sudah menjadi program unggulan Kabupaten Muba.

Menurut Ketua Apdesi Kabupaten Muba, Edy Saparari mengatakan bahwa ADD Kabupaten Muba merupakan sebagai program unggulan yang telah berjalan sejak tahun 2013, jadi sudah seharusnya ADD fisik itu   diberlakukan,  tidak dihapus karena secara umum ADD itu bertujuan untuk peningkatan aspek pembangunan baik prasarana fisik maupun non fisik dalam rangka mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk pemberdayaan dan perbaikan taraf hidupnya.

“Kita berharap ADD Kabupaten Muba yang dianggarkan untuk pembangunan prasarana fisik yang sudah masuk dalam program unggulan tidak dihapus, untuk itu kami mengharapkan keputusan penghapusan ADDK fisik tersebut dapat ditinjau kembali,” harap Edy.

Dengan adanya ADD ini menurut Edi Safari, akan membantu pembangunan infrastruktur seperti jalan, gedung, pendidikan, dan lain sebagainya sebagai salah satu peningkatan tarap hidup masyarakat. “Ini merupakan salah satu icon Muba, bahwa satu desa satu miliar, tapi mengapa sekarang dihapuskan, maka dari itu kami mengharapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar program tersebut dapat dianggarkan kembali, sesuai dengan amanat presiden Jokowi bahwa pembangunan dimulai dari desa, karena desa merupakan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang paling tinggi,” jelas Edy.

Lebih lanjut Edy mengatakan, terkait permasalahan tersebut, dalam waktu dekat pengurus Apdesi kabupaten dan perwakilan pengurus Apdesi tingkat kecamatan dalam wilayah Musi Banyuasin akan mengadakan audiensi dengan Bupati Muba yang bertujuan membahas permintaan agar alokasi Dana Desa kabupaten Muba untuk diprogramkan kembali.

Sementara menurut kepala desa Teluk Kijing II Margaretha sangat sepakat atas dikembalikannya ADDK fisik kabupaten Musi Banyuasin sangat penting untuk menujang percepatan kemajuan desa dan masyarakat desa. Program Alokasi Dana Desa semula diperuntukkan untuk memacu percepatan pembangunan di desa-desa dalam wilayah  Kabupaten Musi Banyuasin, dimana melalui program ini, masyarakat dan perangkat desa terlibat secara langsung merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan di wilayahnya.
“Maju mundurnya salah satu kabupaten itu tercermin kepada kemajuan desanya,” beber Margareta yang sering disapa Sok.

Terpisah, menurut kepala dinas PMD melalui Sekretaris PMD Muba Juahir mengatakan dirinya akan mendukung apapun usulan dari pemerintah desa yang berkaitan dengan kemajuan desa dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin. “ADD Kabupaten Musi Banyuasin yang dihapuskan adalah dalam bentuk fisik, kami hanya sebatas mendukung usulan dari pemerintah desa saja karena kewenangannya ada pada dinas terkait lainnya,” jelasnya. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here