Home HL 2017 Lakalantas Di Sumsel Mengalami Penurunan

2017 Lakalantas Di Sumsel Mengalami Penurunan

118
0

# dari Januari hingga 20 Februari sebanyak 143 kejadian lakalantas
Laporan Meida Sari

PALEMBANG, Jodanews  – Sepanjang tahun 2017, tepatnya dari Januari hingga 20 Februari, sebanyak 143 terjadi kejadian kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Dari 143 kejadian tersebut, sebanyak 57 orang meninggal dunia, luka berat sebanyak 68 orang dan luka ringan sebanyak 150 orang.

Untuk perbandingannya, selama bulan Januari terjadi 85 kejadian. Dimana, korban meninggal dunia sebanyak 42 orang, luka berat sebanyak 50 orang dan luka ringan sebanyak 86 orang.

Sementara, untuk Februari terjadi 58 kejadian dengan korban meninggal sebanyak 25 orang, korban luka berat sebanyak 28 orang dan luka ringan sebanyak 64 orang.

“Ini sudah mengalami penurunan. Tapi, Februari belum habis. Mudah-mudahan korban lakalantas tidak bertambah,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso, Jum’at (24/2/2017).

Namun mirisnya lagi, dikatakan Raden, korban – korban meninggal akibat lakalantas tersebut, merupakan usia produktif dari 19 tahun hingga 39 tahun.

“Penyebab kecelakaan tersebut ada empat hal. Yaitu, karena faktor kendaraan, pengemudi, cuaca dan kondisi jalan,” ungkap dia.

Untuk menekan angka itu, pihaknya  telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Yakni salah satunya dengan lebih gencar lagi mensosialisasikan keselamatan dalam berkendaraan.

“Kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih menaati aturan dalam berkendara. Seperti penggunaan helm sebagai pelindung kepala, motor standar, hingga kelengkapan surat menyurat,” jelasnya.

Kemudian, masih dikatakan Raden, pihaknya juga memetakan sekaligus menempatkan personil lalu lintas di sejumlah titik – titik rawan kemacetan di Sumsel pada umumnya dan Palembang pada khususnya.

“Untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, kita lakukan berbagai tindakan dan antisipasi. Karena, awal mula dari kecelakaan berawal dari pelanggaran,” tuturnya.

Masih dikatakannya, untuk kecelakaan pada tahun 2016 terjadi sebanyak 1.182 kasus lakalantas. Dari jumlah itu, terdapat 644 pengendara mengalami luka berat. Kemudian, 941 mengalami luka ringan. Lalu, sebanyak 525 meninggal dunia, “jelasnya. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here