Home HL Anggota Shabara Polda Sumsel, Bripda Raka, Ditemukan Rekannya Tewas Gantung Diri Diterali...

Anggota Shabara Polda Sumsel, Bripda Raka, Ditemukan Rekannya Tewas Gantung Diri Diterali Jendela Kamar

183
0
Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Warga Jalan Kelapa Gading, Komplek Pondok Palem Indah (PPI), Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang – Alang Lebar (AAL) Palembang, mendadak heboh dengan adanya penemuan sesosok mayat laki – laki yang diketahui merupakan anggota polisi Shabara Polda Sumsel, yang tewas gantung diri di rumahnya di RT 80, Blok R 95, Kamis (26/1/2017) sekitar pukul 05.30 WIB.
Diketahui bahwa mayat tersebut, merupakan anggota Sabhara Polda Sumsel yakni Bripda Saka Riswan Putra (22). Korban pertama kali ditemukan teman satu rumah yang juga merupakan anggota Polisi yakni Bripda Mukhlisin.
Informasi yang dihimpun, pagi sebelum ditemukan tewas. Bripda Mukhlisin hendak membangunkan korban, saat pintu kamar di ketuk tidak ada sahutan dari korban. Beberapa kali di ketuk pintu dan di panggil nama korban, tapi tetap tidak ada sahutan. Karena curiga, Saksi pun langsung mendobrak pintu kamar.
Betapa terkejutnya Saka dan ayah angkatnya yakni Zumbri (49), melihat korban susah tergantung di trali jendela menggunakan diatas tali warna hitam dengan masih menggunakan seragam Kaos Polisi warna coklat.
Ayah angkat korban, Zumbri saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan ia sangat kaget dan sedih, kenapa anak angkat yang dikenalnya humoris itu, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. “Aku kaget, kesal dan sedih saat melihat Saka seperti itu,” katanya.
Dikatakan Zumbri, semalam ia masih bertemu dengan Saka dan sempat menyuruh korban membeli nasi untuk makan. ” Tadi pagi, saya suruh Mukhlisin untuk liat Saka kenapa tidak kelar – kelar mandi, karena di suruh untuk sarapan juga sebelum pergi. Eh tahunya malah dikabarkan kalau korban sudah meninggal gantung diri,” terangnya.
Menurutnya, korban baru tinggal bersama dia dan Mukhlisin. Selama ini korban tinggal dengan saudaranya di kawasan Kertapati. ” Kalau orang tuanya jauh di Bengkulu, nah ini juga masih nunggu orangtuanya dulu datang,” ujarnya.
Sementara, Dir Shabara Polda Sumsel Kombes Pol Imam Korri saat ditemui di TKP enggan berkomentar mengenai anggota yang tewas bunuh diri.
Kapolda Sumsel,  Irjen Pol Agung Budi Maryoto,  melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto, membenarkan bahwa anggota yang tewas gatung diri di Komplek PPI, pada Kamis pagi adalah anggota Sabhara Polda Sumsel Bripda Saka Riswan Putra (22).
” Korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara, untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut. kemudian korban di bawa kerumah duka di Desa Tirta Makmur Simpang Empat, Kecamatan Air Kembang , Mariana, Kabupaten Banyuasin,” katanya saat di temui di Polda Sumsel.
Disinggung adanya dugaan depresi, atau ada masalah pribadi atau masalah dalam bertugas pihaknya masih akan melakukan penyelidikan terlebih dulu. Namun dari penilaian atasannya korban tidak ada masalah.
Atas kejadian ini, untuk Kedepannya, pihaknya akan lebih banyak melakukan pembinaan terhadap anggota Polri. Seperti adanya pemahaman rohani serta adanya pelajaran psikologi.
” kita akan data setiap personil , nanti di cek setiap kesehatan fisik dan mental setiap anggota. Jadi kita bisa melihat mana anggota yang memiliki masalah dalam kejiwaan,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi dalam melakukan rekrutmen anggota kepolisian. Dimana setiap calon anggota Polri harus sehat jasmani dan rohani. ” Yang pasti proses rekrutmen harus transparan dan akuntabel,” bebernya.
Saat ditanya apakah ada tanda – tada kekerasan dalam tubuh korban. Dijelaskan Cahyo perwira menengah tersebut tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan fisik dalam tubuh korban.
” Untuk spekulasi yang berkembang, kita tidak bisa berandai – andai karena semua masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here