Laporan Cin
MUBA,jodanews.com -Terkait dengan pemberitaan beberapa media atas insiden upaya menghalang-halangi tugas wartawan IH dan WM di SDN Dusun Muara Padang, Desa Epil Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada awal bulan September 2020 lalu, akhirnya Sukri alias Sikri selaku Kepala Tukang bangunan melalui Kepala Sekolah SDN Muara Padang menyatakan permohonan maaf.
“Saya atas nama Kepala Sekolah dan atas nama Kepala Tukang bangunan Sukri yang bekerja di SDN Muara Padang mohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi, sekali lagi dari hati yang paling dalam kami mohon maaf, karena masalah ini sudah berdamai secara kekeluargaan,” ungkap Nurjanah Kepsek SDN Muara Padang, saat Jumpa Pers di Aula Kantor Dikbud Muba, (16/09/2020).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Musni Wijaya S Sos melalui Sekretaris Dikbud M Ridho ST mengatakan, kedua belah pihak sudah bersepakat berdamai tidak adanya lagi pertikaian atau perselisihan.
Sementara itu Ketua PWI Muba Herlin Koisasi SH mengatakan, terkait permasalahan keributan yang mengakibatkan penusukan terhadap Oknum LSM, kedua belah pihak ternyata sudah melakukan perdamaian.
“Kedua belah pihak yang berselisih sudah berdamai, sementara insiden cekcok adu mulut antara dua wartawan yang bertugas di Kabupaten Musi Banyuasin dengan kepala tukang bangunan SDN Muara Padang, itu semua sudah meminta maaf melalui Kepala Sekolah,” ungkap Herlin.
Terpisah, Ketua Bidang Pembelaan wartawan PWI Pusat H Oktaf Riadi SH, dirinya sudah mendapat laporan dari Ketua PWI Kabupaten Muba. Dirinya sudah memberikan beberapa saran kepada ketua PWI Muba untuk penyelesaian permasalahan tersebut.
“Prinsipnya hanya satu, kalau memang ada itikat baik dari pihak sekolah dan pihak korban sepakat menerima itikat baik dengan jalan perdamaian tersebut, artinya persoalan tersebut sudah Clear,” ujar Oktaf melalui Ponsel.
Hadir dalam Konferensi Pers, Sekretaris Dikbud Muba M Ridho ST, Korwil Dikbud Kecamatan Lais Suharli, Kepala Sekolah SDN Muara Padang Nurjanah dan Ketua PWI Muba Herlin Koisasi.(editor Jon Heri)








