Lumajang, JodaNews.com – TMMD 108, Kapulaga salah satu komoditas di Desa Pandansari, kecamatan Senduro, kabupaten Lumajang.
Dengan adanya pembangunan program TMMD di Desa Pandansari ini juga mengangkat potensi hasil bumi masyarakat yaitu kapulaga.
“Kita coba angkat potensi hasil bumi masyarakat Petahunan agar dikenal umum barangkali datang investor disana sehingga membuka lapangan pekerjaan baru demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Danki satgas TMMD 108 Lettu Inf Hasanudin.
Warga Desa Pandansari mengucapkan terima kasih dengan pembangunan jalan akses beton TMMD yang merubah jalan setapak menjadi jalan baru menuju perkebunan dan persawahan warga.
“Yang jelas s akan memudahkan para petani dalam mengangkut hasil panen. Senang jalannya sedang dicor TNI dan masyarakat. Mengambil panen kapulaga di ladang menjadi gampang dan nanti bisa memakai motor,” ujarnya.
Untuk diketahui, kapulaga adalah tiga rempah-rempah termahal di dunia setelah saffron dan vanilla. Untuk penghasil terbesarnya adalah di Guatemala dan India. Namun saat ini negara seperti Sri Lanka dan Indonesia juga membudidayakannya karena pabrik jamu tradisional menjadi konsumen utama sebagai campuran produknya. (Pendim 0821).








