BANTUL, Jodanews.com- Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Kecamatan Jetis, Bantul Yogyakarta, tidak hanya disambut kebanggaan karena capaian program fisik. Lebih dari itu, program non fisiknya juga direspon positif. Baik satuan pendidikan, masyarakat maupun aparatur Kelurahan. Ini ditandai tingkat partisipasi mereka pada setiap kegiatan yang terus meningkat.
Kepala desa Sumberagung Yudi Fahrudin SE menilai program tersebut sangat bagus di tengah degradasi sifat kegotong royongan dan kebersamaan yang dihadapi masyarakat. “Terutama anak muda,” katanya.
Menurutnya, wawasan kebangsaan yang gencar disosialisasikan Satgas TMMD telah berhasil membangkitkan semangat kebersamaan dan rasa nasionalisme. Apalagi di tengah derasnya informasi dan persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, tramadol dan miras. Sehingga, tak heran saat ini muncul generasi muda yang apriori.
“Kami nilai sangat positif program – program yang telah dilaksanakan Satgas TMMD Kodim Bantul, karena membangkitkan semangat kebersamaan. Masyarakat menjadi nyaman karena TNI hadir di tengah kebutuhan dan semangat yang mulai terkikis,” ujarnya.
Namun demikian, harap dia, hubungan dan kerjasama tersebut harusnya terus berlanjut. Salah satunya dengan membentuk jejaring antar masyarakat dengan TNI. Sehingga setiap persoalan yang muncul dapat diakomodir bersama.(*)








