PALEMBANG, Jodanews.com – Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos, membuka Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Tentang Bakti TNI Tahun 2020, di Balai Prajurit Markas Korem 044/Gapo, Jalan Jendral Sudirman, KM 4.5 Palembang, Selasa (7/7/2020).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Sistem dan Metode (Dirsismet) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Brigjen TNI Achmad Said SSos besreta anggota tim Mayor Inf Sugeng Rijadi, Kasrem 044/Gapo, para Kasi dan Pasi Rem 044/Gapo, unsur Forkopimda, unsur Toga, Toda dan Tomas, perwakilan Kodim 0418/Palembang, perwakilan Kodim 0430/BA dan perwakilan Balak aju.
Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos mengatakan, kegiatan Bakti TNI sebagai upaya meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat.
“Seperti kegiatan TMMD yang sekarang sedang kita laksanakan di Desa Sarang Lang, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, salah satu kegiatan yang diyakini masih membantu kesulitan warga,” kata Danrem Gapo usai Sosialisasi Juknis Tentang Bakti TNI di Korem 044/Gapo.
Lanjut Danrem, progres pekerjaan fisik TMMD Desa Sarang Lang, Kecamatan Pemulutan Barat OI sudah berjalan cukup signifikan. Seperti pelebaran jalan yang menghubungkan dari Sarang Lang ke Desa Pulau Negara sepanjang 1,8 kilometer dengan luas tujuh meter sudah berjalan 35 persen.
“Ada juga rehab Masjid Nurul Huda di Desa Sarang Lang sudah 15 persen dan rehab Masjid Nurul Qolbu Desa Pulau Negara,” jelas Brigjen Jauhari.
Danrem berharap, sosialisasi yang diikuti sejumlah personel Korem 044/Gapo, personel polisi dan perwakilan masyarakat ini, bisa memahami langkah yang dilaksanakan dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang kuat dan tangguh dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat guna mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat.
“Dengan Bakti TNI yang dilaksanakan bisa memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Danrem 044/Gapo.
Sementara itu, Dirsismet Pusterad, Brigjen TNI Achmad Said SSos mengatakan Bakti TNI sebagai upaya dalam mengatasi kesulitan rakyat, serta menjaga Kedaulatan negara.
“Di Sumsel, pembinaan teritorial harus difokuskan pada kesadaran masyarakat, terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Mengingat kebiasaan warga membuka lahan dengan cara membakar bisa mengganggu kesehatan.
“Termasuk masalah Covid-19 ini, bagaimana peran personel TNI memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengikuti himbauan pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)








